“Nothing to lose, hanya untuk membangun. Dan, Alhamdulillah Semesta mendukung. Di sini nanti, bukan hanya monumen, tapi ada relief- relief tentang perjuangan, itu untuk mengobarkan semangat kita semua, supaya lebih mencintai Bangka Belitung”, ungkap Mikron.
Lebih lanjut Mikron mengatakan, cita-cita dan perjuangan masyarakat Babel dapat terwujud karena adanya kekuatan dalam bentuk kebersamaan, kekompakan dan selalu berpikir positif untuk kemajuan masyarakat di Babel.
Saat akan meletakkan batu pertama pembangunan Monumen Perjuangan Pembentukan Provinsi Babel, Mikron pun meminta izin kepada para tokoh masyarakat yang tergabung dalam Presidium. Hal ini dilakukannya, mengingat monumen tersebut baru terealisasi setelah Provinsi Babel berusia 24 tahun.
“Mohon izin, kita baru menghargai sekarang untuk kawan-kawan Presidium. Adanya monumen sebagai suatu sejarah, lambang dari perjuangan Bangka Belitung. Karena kita tahu betapa gigihnya perjuangan untuk menjadikan Bangka Belitung sebagai Provinsi. Dan, sekarang kita lakukan peletakan batu pertama. Ini adalah kekuatan bersama”, pungkas Mikron. (red)
Editor : Yudi AB
Sahabat …
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online www.aksarapradiva.com, update informasinya juga selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook dan Instagram …
Kami juga memiliki Channel Youtube, Tiktok, untuk menyajikan informasi dalam format visual …
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website media kami …
Sahabat ...
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online www.aksarapradiva.com, update informasinya juga selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook dan Instagram ...
Kami juga memiliki Channel Youtube, Tiktok, untuk menyajikan informasi dalam format visual ...
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website media kami …








