BELITUNG, aksarapradiva.com – Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Amerika Serikat bernama Hebert John David (61), Minggu 10 Mei 2026, dievakuasi Tim SAR Gabungan dari atas kapal pesiar MV Silver Cloud yang sedang berada di perairan Selat Karimata.
Hebert John David dievakuasi karena mengalami medis darurat (Medevac), saat kapal pesiar MV Silver Cloud sedang melakukan pelayaran dari Singapura menuju Pulau Belitong. Informasi tersebut diterima Basarnas Command Center (BCC) pada Sabtu malam 09 Mei 2026.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Pangkalpinang, Mikel Rachman Junika mengungkapkan, kondisi penumpang yang mengalami sakit atau nyeri hebat dengan skala 9 di bagian perut sebelah kiri tersebut, dilaporkan oleh pihak kapal pesiar MV Silver Cloud.
“Empat hari sebelumnya, korban juga mengeluhkan nyeri pada leher yang menjalar ke bahu kiri dan dada, disertai kemerahan, sehingga nakhoda kapal segera meminta bantuan evakuasi”, ungkap Mikel melalui rilis Humas SAR Pangkalpinang.
Persiapan evakuasi dimulai sejak Sabtu malam melalui briefing pemantapan rencana pergerakan. Bersamaan dengan itu, petugas siaga Kom Center terus memantau pergerakan kapal pesiar MV Silver Cloud yang mulai mengarah ke titik temu (rendezvous point).
Setelah dipantau secara intensif sepanjang malam, pada Minggu dini hari 10 Mei 2026, kapal pesiar MV Silver Cloud terpantau telah mendekati perairan Pulau Lengkuas, Kabupaten Belitung, atau persis berada di depan Pelabuhan Tanjungpandan.
Tim SAR Gabungan terdiri dari personel Tim Rescue Pos SAR Belitung Timur dan USS Tanjungpandan, Ditpolairud Polda Bangka Belitung, Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Belitung, Imigrasi Tanjungpandan, KSOP Belitung, serta agen kapal terkait, kemudian diberangkatkan dari dermaga Tanjungpandan.
Setibanya di lokasi, Kapal Rigid Inflatable Boat (RIB) Basarnas yang digunakan Tim SAR Gabungan berhasil merapat dan bersandar pada lambung kapal pesiar MV Silver Cloud. Selanjutnya Tim SAR Gabungan naik ke atas geladak untuk berkoordinasi dengan nakhoda mengenai prosedur pemindahan.
Sementara itu Tim Medis dari BKK Belitung melakukan pemeriksaan awal terhadap kondisi korban, untuk memastikan kelayakan sebelum dipindahkan. Setelah situasi dinyatakan aman, korban dipindahkan dari kapal pesiar MV Silver Cloud ke atas RIB Basarnas pada pukul 05.00 WIB, untuk segera dibawa ke daratan.
Setelah sekitar setengah jam perjalanan membelah gelombang laut, tim beserta korban akhirnya tiba dengan selamat di Dermaga Tanjungpandan. Sesampainya di darat, operasi evakuasi laut dinyatakan selesai dan korban langsung dirujuk ke RSUD Belitung menggunakan ambulans, guna mendapatkan penanganan medis lanjutan yang komprehensif.
“Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas soliditas dan respons cepat dari seluruh unsur Tim SAR Gabungan. Sinergi yang luar biasa ini membuat proses medis evakuasi di tengah laut berjalan dengan aman, cepat, dan lancar hingga korban mendapatkan penanganan medis di rumah sakit”, ujar Mikel.
Mikel juga mengimbau kepada seluruh nakhoda, kru kapal, agen pelayaran, dan pelaku aktivitas maritim yang melintas atau beraktivitas di wilayah perairan Bangka Belitung, apabila mengalami kondisi darurat medis atau kecelakaan di atas kapal, agar tidak ragu dan segera menghubungi Basarnas Command Center (BCC) atau Kantor SAR terdekat.
“Kecepatan pelaporan sangat menentukan keberhasilan dan keselamatan nyawa korban, response time (waktu tanggap) adalah kunci. Selain itu, kami juga mengingatkan agar selalu memantau update informasi cuaca dari BMKG sebelum dan selama berlayar demi keselamatan bersama”, pungkas Mikel. (rel)
- BACA JUGA: Satlantas Polres Belitung Tertibkan TNKB Tidak Standar, Ajak Pengendara Utamakan Keselamatan
Sahabat ...
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online www.aksarapradiva.com, update informasinya juga selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook dan Instagram ...
Kami juga memiliki Channel Youtube, Tiktok, untuk menyajikan informasi dalam format visual ...
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website media kami …








