Mengapa Monumen Perjuangan Pembentukan Provinsi Babel Dibangun di Tanjung Kelayang, Begini Alasannya

Presidium tahap II pun akhirnya dibentuk oleh tokoh masyarakat di Bangka dan Belitung, untuk meneruskan perjuangan pembentukan Provinsi Babel. Hingga pada tanggal 21 November 2000, Bangka Belitung ditetapkan menjadi provinsi ke-31 melalui Undang-Undang RI Nomor 27 tahun 2000.

Suhadi Hasan, salah seorang anggota Presidium Pembentukan Provinsi Babel yang hadir bersama para anggota Presidium lainnya, menyampaikan ungkapan rasa syukurnya atas pembangunan Monumen Pembentukan Provinsi Babel yang akhirnya terealisasi pada tahun 2024.

Tokoh Reformasi Kabupaten Belitung ini juga mengatakan hal tersebut merupakan perwujudan dari amanah perjuangan tahun 1968. Menurutnya, monumen tersebut memiliki arti penting karena merupakan identitas sejarah masyarakat Babel yang ingin menjadi Provinsi sendiri.

“Alhamdulillah, berarti hutang sudah terbayar setelah semua perjuangan sampai pada titik nadi. Tinggal kita awasi jangan sampai keluar dari konsep. Karena ada amanah dari tahun 1968 yang harus dilaksanakan“, ungkap Suhadi , Kamis 05 September 2024.

Ruspandi, anggota Presidium lainnya menegaskan jika pembangunan Monumen Pembentukan Provinsi Babel di Tanjung Kelayang tersebut karena memang memiliki sejarah dalam perjuangannya. Dikatakannya, rapat 3 daerah berlangsung di Tanjung Kelayang hingga akhirnya muncul Ikrar Tanjung Kelayang.

“Karena papat 3 kabupaten dilakukan di sini. Pada saat itu, bangunan hotel di Bangka Belitung baru di sini adanya, zaman pak Hanadjoedin, Bupati Belitung periode 1967 – 1972. Jadi tak heran jika lokasinya di Tanjung Kelayang, memang punya sejarah dalam pembentukan Provinsi Bangka Belitung”, sebut Ruspandi.

Ruspandi menambahkan, Ikrar Tanjung Kelayang menjadi ruh perjuangan Pembentukan Provinsi Bangka Belitung. Dimana perjuangan tersebut sudah dimulai tahun 1956, bersama-sama dengan Bengkulu. Ia pun berharap monumen tersebut dapat mengingatkan generasi yang akan datang tentang perjuangan pembentukan Provinsi Babel.

“Jadi ruh perjuangan ada di sini. Perjuangannya sendiri dimulai tahun 1956, sama-sama dengan Bengkulu. Saat itu cuma berupa wacana, dengan nama Babiri, Bangka Belitung Riau. Itu awalnya, tapi tidak diteruskan”, pungkas Ruspandi. (red)

Editor : Yudi AB


Sahabat
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online www.aksarapradiva.com, update informasinya juga selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook dan Instagram

Kami juga memiliki Channel Youtube, Tiktok, untuk menyajikan informasi dalam format visual …
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website media kami …


Sahabat ...
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online www.aksarapradiva.com, update informasinya juga selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook dan Instagram ...

Kami juga memiliki Channel Youtube, Tiktok, untuk menyajikan informasi dalam format visual ...
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website media kami …