Jalan Desa Pulau Seliu Tak Kunjung Diperbaiki, Wahyu Afandi Luapkan Kekecewaannya Dalam Rapat Paripurna DPRD Belitung

BELITUNG, aksarapradiva.com – Anggota DPRD Kabupaten Belitung Wahyu Afandi, Senin (15/07/2024), meluapkan kekecewaannya dalam Rapat Paripurna. Hal ini disebabkan kondisi jalan di Desa Pulau Seliu, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung, yang hingga kini masih rusak parah dan belum juga diperbaiki.

Anggota DPRD Belitung dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk Daerah Pemilihan (Dapil) Belitung 4 yakni Kecamatan Membalong dan Kecamatan Selat Nasik ini sudah berulang kali menyampaikan usulan untuk perbaikan jalan tersebut dalam Rapat Paripurna.

Wahyu Afandi mengatakan, usulan tersebut disampaikan mengingat saat ini kondisi jalan di desanya tersebut memang sudah rusak parah dan perlu segera diperbaiki. Namun sayangnya, jalan Desa Pulau Seliu yang dibangun pada tahun 2011 tersebut tidak pernah mendapat perhatian serius.

“Jalan di desa kami, di Pulau Seliu, merupakan jalan yang paling terburuk di Kabupaten Belitung”, kata Wahyu Afandi saat menyampaikan Kata Akhir Fraksi Bangsa Sejahtera terhadap Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2023 pada Rapat Paripurna XXIX, Masa Persidangan III DPRD Belitung.

Tidak hanya permasalahan jalan di Desa Pulau Seliu semata, Wahyu Afandi pun mengungkapkan permasalahan dermaga Teluk Gembira yang sudah direncanakan akan dipindahkan ke Tanjung Paku, Desa Padang Kandis, yang hingga kini juga tidak ada perkembangannya.

Padahal, dermaga penyeberangan di Teluk Gembira tersebut merupakan akses menuju Desa Pulau Seliu. Hal ini sangat vital bagi masyarakat dalam melaksanakan aktivitas bongkar muat barang serta naik turun penumpang ke kapal.

“Rencana dermaga penyeberangan di Teluk Gembira akan dipindahkan ke Tanjung Paku ini memang sudah lama. Bila melihat kondisi dermaga Teluk Gembira sekarang, benar-benar menyedihkan. Dan rasa-rasanya, sulit diterima jika di Belitung punya dermaga seperti itu”, ungkap Wahyu Afandi.

Dalam hal ini, Wahyu Affandi cukup konsisten memperjuangkan dua hal yang berhubungan dengan Desa Pulau Seliu tersebut. Upaya tersebut sudah dilakukannya hingga dua periode menjabat sebagai wakil rakayt, yakni periode 2014 – 2019 dan periode 2019 – 2024.

“Sebagai wakil rakyat, kami selalu dipersalahkan masyarakat. Jangankan persoalan bangunan, kepiting yang harganya turun saja, kami dipersalahkan masyarakat, apalagi infrastruktur yang selalu mereka lintasi”, sebut Wahyu Afandi.


Sahabat ...
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online www.aksarapradiva.com, update informasinya juga selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook dan Instagram ...

Kami juga memiliki Channel Youtube, Tiktok, untuk menyajikan informasi dalam format visual ...
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website media kami …