Warga Binaan Lapas Tanjungpandan Sulap Blok Hunian Menjadi Hijau dan produktif Dengan Manfaatkan Karung dan Kain Bekas

BELITUNG, aksarapradiva.com – Dengan memanfaatkan karung hingga kain bekas, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjungpandan Kantor Wilayah Kemenkumham Bangka Belitung menggerakkan warga binaan menyulap blok hunian menjadi lahan hijau dan produktif.

Kasubsi Kegiatan Kerja Lapas Kelas IIB Tanjungopandan, Riski mengungkapkan pemanfaatan karung dan kain bekas tersebut untuk penanaman Ubi Cilembu. Sebelumnya, inisiatif program pembinaan kemandirian di Lapas Kelas IIB Tanjungpandan tersebut telah berhasil memanfaatkan lahan gambut menjadi lahan perkebunan Pepaya California.

“Penanaman ini sebagai bentuk inisiatif warga binaan dalam mengisi waktu luang, serta menjadikan lahan hijau. Jadi warga binaan di masing – masing blok memanfaatkan handuk bekas yang dilumuri semen, disulap menjadi pot besar sebagai media tanam awal. Selanjutnya dipindahkan ke dalam karung bekas yang telah diisi tanah olahan”, ungkap Riski, 07 Oktober 2024.

Riski juga mengatakan, Ubi Cilembu merupakan salah satu varietas ubi rambat yang berkembang hidup di wilayah Jawa Barat berudara sejuk. Tetapi dengan inovasi dirinya bersama warga binaan berusaha mengembangkan ubi Cilembu di wilayah yang bersuhu panas seperti di Pulau Belitong.

“Kita coba inovasi dengan menanam Ubi Cilembu yang penanamannya bisa dilakukan kapan saja tidak tergantung musim, setelah itu karung bisa diletakkan di tempat yang ternaungi dan tidak kena sinar matahari secara langsung”, kata Riski.

Menurut Riski, budidaya Ubi Cilembu di dalam karung tersebut sangat minim perawatan. Warga binaan hanya melakukan penyiangan gulma jika ada dalam tanaman, penyiraman serta pembalikan batang yang menjalar ke tanah untuk mengoptimalkan besarnya ubi.

“Target panennya bisa dilakukan setelah umur tanaman 4 hingga 5 bulan, dengan perkiraan hasil ubi sudah mencapai 2 hingga 3 Kg perkarung. Jadi kita mencoba hal – hal kecil dari bahan bekas, namun produktif mengisi waktu luang warga binaan, serta menjadikan blok hunian hijau nyaman dan asri”, sebut Riski.

Sementara itu Kalapas Kelas IIB Tanjungpandan, Gowim Mahali mengatakan Program Pembinaan Kemandirian di dalam Lapas tidak hanya memberikan manfaat dalam hal produksi untuk konsumsi internal Lapas, tetapi juga menciptakan peluang bagi para warga binaan untuk mengembangkan keterampilan, pengalaman dan ilmu baru.

“Kegiatan ini sangat menarik sekali karena memanfaatkan barang bekas hingga lahan terbatas sebagai lokasi bertani yang produktif”, pungkas Gowim. (rel)

Editor : Yudi AB


Sahabat
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online www.aksarapradiva.com, update informasinya juga selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook dan Instagram

Kami juga memiliki Channel Youtube, Tiktok, untuk menyajikan informasi dalam format visual …
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website media kami …


Sahabat ...
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online www.aksarapradiva.com, update informasinya juga selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook dan Instagram ...

Kami juga memiliki Channel Youtube, Tiktok, untuk menyajikan informasi dalam format visual ...
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website media kami …