BELITUNG, aksarapradiva.com – Sejak abad ke-7 Masehi Pulau Seliu yang terletak di bagian selatan Pulau Belitong sudah menjadi lokasi persinggahan bagi kapal-kapal pedagang dari berbagai belahan dunia. Hal ini tidak terlepas dari letak Pulau Seliu yang strategis, karena berada di dekat perlintasan alur pelayaran.
Menurut Kepala Desa Pulau Seliu Edyar, sejak abad ke-7 tersebut Pulau Seliu sudah banyak disinggahi oleh para pedadang rempah-rempah dan maupun pedang sutra, sebelum melanjutkan pelayarannya ke sejumlah wilayah di nusantara. Melihat sejarah tersebut, maka Pulau Seliu memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai pelabuhan transit modern.
“Menurut sejarah, dulunya para pedagang ini singgah di Pulau Seliu sebelum melanjutkan perjalanannya ke Toboalie Bangka Selatan, ke Kerajaan Sriwijaya, ke Kerajaan Kalingga di Pulau Jawa. Jadi sangat disayangkan sekali jika pemerintah kita mengabaikan hal ini”, ungkap Edyar, Senin (05 Agustus 2024).
Dikatakan Edyar, guna memajukan Pulau Seliu maka sangat diperlukan investor untuk bekerja sama dengan Pemerintah Desa Pulau Seliu. Dengan demikian potensi yang ada dapat kembangkan, sehingga tercapai rencana pembangunan yang terakomodir dengan baik.
Oleh sebab itu, Pemerintah Desa (Pemdes) Pulau Seliu sangat berharap adanya perhatian serius dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah terhadap sarana dan prasarana pendukung, termasuk jalan dan dermaga yang memadai, sebagai akses masuk maupun nantinya menjadi pelabuhan transit modern.
“Sejak 10 tahun yang lalu, sekitar tahun 2014, kami mulai mengundang teman-teman pecinta alam untuk membeli lahan di Pulau Seliu. Mereka ini membeli langsung dari warga yang lahannya tidak digunakan. Lalu mereka mulai membentuk komunitas di Pulau Seliu. Dan sampai sekarang ada sekitar 60 kepala keluarga yang berinvestasi membeli lahan langsung dari warga”, sebut Edyar.
- BACA JUGA: Mengatasnamakan Sekda Belitung, Hendra Caya Tegaskan Pesan Bantuan Rumah Ibadah Adalah Penipuan
Ditambahkan Edyar, sejauh ini Pemdes Pulau Seliu sudah membantu dalam memfasilitasi pembelian lahan milik warga di Pulau Seliu tersebut. Selain itu, pihaknya juga menyarankan kepada komunitas tersebut untuk membangun rumah kedua di lahan yang dibeli, guna mendukung pembangunan Desa Pulau Seliu.
Selain sebagai tempat beristirahat bagi para komunitas, pembangunan rumah kedua tersebut akan berdampak terhadap pengembangan Desa Pulau Seliu sesuai dengan masterplan yang ada, sehingga akan menumbuhkembangkan potensi yang ada baik di sektor perekonomian maupun pariwisatanya.
“Mulai 5 tahun yang lalu, Kami Pemdes ikut bantu memfasilitasi untuk membeli lahan di Pulau Seliu, serta menyarankan mereka untuk membangun second home sesuai konsep di masterplan. Sehingga mereka dapat menikmati suasana alam Pulau Seliu dengan maksimal penuh ketenangan dan kedamaian”, pungkas Edyar. (rel)
Editor : Yudi AB
Sahabat …
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online www.aksarapradiva.com, update informasinya juga selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook dan Instagram …
Kami juga memiliki Channel Youtube, Tiktok, untuk menyajikan informasi dalam format visual …
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website media kami …
Sahabat ...
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online www.aksarapradiva.com, update informasinya juga selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook dan Instagram ...
Kami juga memiliki Channel Youtube, Tiktok, untuk menyajikan informasi dalam format visual ...
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website media kami …











