Kejari Beltim Gelar Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Rencana Tata Kelola Kemitraan Terkait Jasa Penambangan Komoditas Timah

BELITUNG TIMUR, aksarapradiva.com – Kejaksaan Negeri Belitung Timur (Kejari Beltim), Kamis 06 Februari 2025, menggelar rapat koordinasi tindak lanjut rencana tata kelola kemitraan terkait jasa penambangan komoditas timah di Kabupaten Beltim.

Rapat koordinasi yang berlangsung di Aula Kantor Kejaksaan Negeri Beltim ini dipimpin langsung Kepala Kejari Beltim Dr. Rita Susanti, dan dihadiri Bupati Beltim Burhanudin, Kapolres Beltim AKBP Indra Feri Dalimunthe, perwakilan DPRD Beltim Tjong Jung Min, Pabung Kodim Belitung 0414 Mayor Czi Ahmad Tabrani, Kasat Reskrim AKP Ryo Guntur Triatmoko dan perwakilan dari PT. Timah Tbk.

Dr. Rita Susanti mengatakan rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas Kementerian/Lembaga mengenai tata kelola pertambangan timah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang sebelumnya telah dilaksanakan pada 3 Februari 2024.

Dalam pertemuan tersebut, para peserta membahas berbagai aspek penting terkait pengelolaan pertambangan timah, termasuk regulasi kerja sama, serta pemberdayaan masyarakat. Dr. Rita Susanti menegaskan pentingnya transparansi dan kepastian hukum dalam tata kelola pertambangan timah.

“Kami mengharapkan PT. Timah lebih transparan dalam menetapkan persyaratan kerja sama sehingga mekanisme kemitraan dengan masyarakat dapat berjalan optimal dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Selain itu, diperlukan regulasi yang mengikat antara PT. Timah dan koperasi, guna memastikan pengelolaan pertambangan yang adil serta memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat”, ungkap Rita Susanti.

Rapat koordinasi ini menghasilkan beberapa kesimpulan utama, yakni PT. Timah harus lebih transparan dalam menentukan lokasi tambang yang dapat dikerjasamakan, Forkopimda akan melakukan koordinasi lebih lanjut untuk memastikan pengelolaan yang adil dan berkelanjutan dalam sektor penambangan komoditas timah.

Selain itu, masyarakat lokal diharapkan dapat lebih diberdayakan dalam sektor pertambangan dan sistem blok yang diterapkan harus menghindari praktik monopoli.

Sementara itu, Bupati Beltim Burhanudin (Aan) mengapresiasi terselenggaranya rapat koordinasi tersebut. Sebab, rapat koordinasi ini sangat penting sehingga dapat meningkatkan perekonomian di Kabupaten Beltim.

“Rakor ini terkait tambang timah yang membahas tata kelola timah di Beltim. Hal ini agar penambangan rakyat yang ada di Beltim bisa ditata dan diatur sebaik-baiknya, sehingga bisa meningkatkan ekonomi dan mensejahterakan masyarakat”, pungkas Aan. (rel)

Editor : Yudi AB


Sahabat ...
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online www.aksarapradiva.com, update informasinya juga selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook dan Instagram ...

Kami juga memiliki Channel Youtube, Tiktok, untuk menyajikan informasi dalam format visual ...
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website media kami …