Melalui rilisnya tersebut, Dedi juga membantah terkait adanya dana koordinasi untuk wartawan di Belitung. Ia kembali menegaskan bahwa tidak ada dana atau jatah koordinasi kepada pihak manapun dan kepada siapapun.
“Perlu kami tegaskan, tidak benar kami menyiapkan dana untuk koordinasi seperti yang diberitakan di media online, sekali lagi kami tegaskan, tidak ada dana koordinasi apapun, karena kalau ada istilah dana atau jatah koordinasi artinya itu kegiatan ilegal, dan kami tidak melayani permintaan dana atau jatah koordinasi, itu sama dengan pungli, pemerasan dan itu perbuatan melawan hukum dan menyalahi aturan”, sebut Dedi.
Namun Dedi tidak menampik bahwa ada wartawan yang dikenal baik secara persahabatan, menghubungi pihak perusahaan guna meminta bantuan dana dari hasil kegiatan perusahaan pengelola mineral ikutan tambang tersebut, untuk berpartisipasi dan peduli kepada insan pers di Belitung.
“Memang ada kami memberikan sedikit bantuan dana kepada teman-teman wartawan di Belitung, sebagai bentuk kepedulian kepada insan pers dan pertemanan, namun kami tegaskan lagi itu bukan merupakan dana atau jatah koordinasi, informasi itu tidak benar ada koordinasi sana dan sini”, kata Dedi.
Meskipun ada bantuan dari perusahaan, menurut Dedi itu bukanlah suatu keharusan bagi pihaknya untuk mengakomodir dan memenuhi seluruh permintaan wartawan yang ada di Belitung, terkait dengan kegiatan usaha perusahaan mereka.tersebut.
Sahabat ...
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online www.aksarapradiva.com, update informasinya juga selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook dan Instagram ...
Kami juga memiliki Channel Youtube, Tiktok, untuk menyajikan informasi dalam format visual ...
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website media kami …








