BELITUNG, pradivanews.com – Dua orang nelayan asal Tanjung Binga, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung yang dikabarkan lost contact di perairan laut Sungai Padang, akhirnya berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan dalam kondisi selamat, pada Kamis (28/09/2023) siang.
Kedua korban ditemukan oleh Tim SAR Gabungan di hutan bakau perairan Burung Mandi, Kabupaten Belitung Timur (Beltim). Ternyata, Kapal yang ditumpangi kedua korban mengalami putus kemudi, dan akhirnya terombang-ambing dibawa arus dan angin laut sejauh 37 Kilometer dari lokasi kejadian.
Sebelumnya, kedua nelayan dengan nama Murtani (50) dan Yoyok (43) ini dikabarkan hilang pada Rabu (27/09/2023). Keduanya mengalami lost contact pada saat berlayar untuk mengantarkan kapal dari Tanjung Binga menuju Serdang, Kabupaten Beltim.
- BACA JUGA: Atlet Beltim Peraih Medali Emas di Ajang Porprov Babel VI Akan Dapat Bonus Sebesar 30 Juta
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang, I Made Oka Astawa melalui releasenya mengungkapkan, informasi lost contact yang dialami kedua korban ini diterima pihaknya pada pukul 19.21 WIB, dari laporan istri Yoyok yang bernama Hasanah.
Berdasarkan laporan Hasanah tersebut, diketahui kedua korban berangkat dari Tanjung Binga pada Selasa (26/09/2023) sekira pukul 11.00 WIB. Kemudian pada pukul 16.00 WIB, Yoyok sempat menghubungi istrinya melalui telepon seluler.
Dalam perbincangan melalui telepon seluler tersebut, Yoyok memberikan informasi tentang posisi kapal yang harus menepi di Sungai Padang, guna menghindari gelombang tinggi serta angin kencang akibat terjadinya cuaca buruk.
- BACA JUGA: 234 Atlet se-Beltim Ikuti Kejuaraan Tarkam Kemenpora Tahun 2023, Terbagi Dalam Tiga Cabor
Sahabat ...
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online www.aksarapradiva.com, update informasinya juga selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook dan Instagram ...
Kami juga memiliki Channel Youtube, Tiktok, untuk menyajikan informasi dalam format visual ...
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website media kami …














