BELITUNG TIMUR, pradivanews.com – Tim Pengendali Infalasi Daerah Kabupaten Belitung Timur (TPID Beltim), Selasa (20/12/2022), menggelar pasar murah dengan menjual berbagai bahan kebutuhan pokok, bertempat di halaman Kantor Camat Manggar, Beltim.
Pasar murah tersebut disambut antusias oleh masyarakat karena harga berbagai bahan kebutuhan yang dijual murah dibandingkan dengan harga pasaran.
Harga cabe lokal yang biasanya dijual Rp 80 ribu perkilo, di pasar murah hanya dijual Rp 65 ribu perkilonya. Bawang merah di pasaran dijual seharga Rp 60 ribu perkilo, di pasar murah hanya Rp 45 ribu perkilo.
Begitu juga dengan beras Permata yang dijual di pasaran Rp 63 ribu hingga Rp 64 ribu perkilo, di pasar murah hanya dijual Rp 62 ribu perkilonya.
Salah seorang pembeli, Sari (28) warga Desa Padang mengaku lebih memilih untuk berbelanja di pasar murah lantaran selisih harganya bisa mencapai Rp 1000 hingga Rp 5000. Sari pun tampak memborong bahan-bahan kebutuhan di pasar murah sesuai kebutuhannya.
“Beli cabai, ikan, bawang merah, beras sama minyak. Sengaja belanja di sini karena lebih murah, selisihnya minimal Rp 1000″, ungkap Sari.
Sari juga mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah, mengingat bagi ibu rumah tangga selisih Rp 1000 sangat berarti untuk menghemat biaya memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Karena lebih murah bisa lebih hemat. Kalau dak ada pasar murah paling belanja di toko dekat rumah saja”, ujar Sari.
BACA JUGA:
- Pemkab Belitung Menerima Penganugerahan Kabupaten Informatif
- Pemkab Beltim Raih Penghargaan Kabupaten Informatif Tahun 2022
Sahabat ...
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online www.aksarapradiva.com, update informasinya juga selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook dan Instagram ...
Kami juga memiliki Channel Youtube, Tiktok, untuk menyajikan informasi dalam format visual ...
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website media kami …








