BELITUNG TIMUR, aksarapradiva.com – Seorang pemancing bernama Haris (48) warga Desa Jangkang, Kecamatan Dendang, Kabupaten Belitung Timur, Minggu pagi 17 Mei 2026, dilaporkan hilang setelah terjatuh dari kapal saat berada di perairan Selat Karimata, Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Berdasarkan laporan, diketahui korban bersama rombongan pergi memancing menggunakan KM Feliana 1, yang berangkat pukul 03.00 WIB dari Pelabuhan Rakyat di Desa Baru, Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur.
Setibanya di lokasi pemancingan (fishing ground) sekitar pukul 05.30 WIB, nahkoda KM Feliana 1 mematikan mesin dan membiarkan kapal berhanyut terbawa arus. Para pemancing langsung mempersiapkan peralatan mancingnya masing-masing. Saat itu korban sempat terlihat oleh rekannya berjalan menuju buritan kapal, lalu terpeleset dan jatuh ke laut.
Melihat insiden tersebut, rekannya berteriak melapor ke nahkoda kapal. Kemudian langsung dilakukan upaya pencarian secara mandiri di sekitar lokasi terjatuhnya korban. Namun upaya pencarian tersebut tidak membuahkan hasil.
Korban yang terakhir terlihat menggunakan jaket berwarna Merah tersebut, sudah tidak tampak di permukaan air. Dugaan kuat menyebutkan, korban langsung tenggelam dan terbawa arus ke bawah lambung kapal sesaat setelah terjatuh.
Informasi seorang pemancing terjatuh dari kapal (Man Overboard) dan hilang saat memancing di perairan Selat Karimata, Kabupaten Belitung Timur ini diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang pada pukul 13.46 WIB, dari laporan warga bernama Pandi Salim.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang langsung mengerahkan tim Rescue dari Pos SAR Belitung Timur, untuk mencari korban di Last Known Position (LKP) dengan perkiraan berada pada koordinat 04°33’33.06″S 107°54’54.06″E.
Operasi SAR Gabungan ini melibatkan personel Rescuer Pos SAR Belitung Timur, personel Unit Siaga SAR (USS) Tanjungpandan, personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Belitung Timur, serta personel Satpolairud Polres Belitung Timur.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang, Mikel Rachman Junika mengatakan, untuk saat ini Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap korban dengan menggunakan kapal nelayan disertai alat komunikasi satellite.
“Kami akan memaksimalkan upaya pencarian, dan berkoordinasi secara intensif dengan potensi SAR serta nelayan setempat, agar korban cepat ditemukan”, kata Mikel melalui rilis Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang, Minggu malam 17 Mei 2026. (rel)
Sahabat ...
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online www.aksarapradiva.com, update informasinya juga selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook dan Instagram ...
Kami juga memiliki Channel Youtube, Tiktok, untuk menyajikan informasi dalam format visual ...
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website media kami …














