BELITUNG, aksarapradiva.com – Melalui inovasi Tabungan Penjemput Rahmat (Tapera) yang diluncurkan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjungpandan, kini ratusan Warga Binaan bisa hafal ayat pendek Al-qur’an, serta rutin melaksanakan shalat wajib secara berjama’ah dan rutin mengerjakan shalat sunnah.
Tapera merupakan langkah inovatif Lapas Tanjungpandan yang terus berkomitmen melaksanakan pembinaan kerohanian bagi Warga Binaan, melalui kegiatan keagamaan yang terarah dan berkelanjutan. Tapera juga sebagai bentuk kepedulian petugas Lapas terhadap Warga Binaan yang beragama Islam.
Sejak diluncurkan, kegiatan Tapera ini diikuti dengan penuh antusias oleh para Warga Binaan yang beragama Islam. Bahkan, beberapa Warga Binaan kini sudah mampu menghafal Juz Amma secara lengkap, dan ada yang mampu menjadi imam dalam shalat berjama’ah.
“Saya merasa lebih tenang dan dekat dengan Allah. Di sini saya belajar bahwa ibadah bisa menjadi jalan untuk memperbaiki diri”, sebut salah seorang Warga Binaan Lapas Kelas IIB Tanjungpandan, Jum’at 24 Oktober 2025, usai mengikuti kegiatan Tapera.
Di tempat yang sama, Pelaksana Harian Kepala Seksi Pembinaan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja Lapas Kelas IIB Tanjungpandan, Zuherramsyah mengungkapkan, sebagai penyemangat dalam mengikuti Tapera tersebut, Warga Binaan diberikan makanan tambahan hasil sumbangan para petugas Lapas Tanjungpandan.
“Sejak diluncurkan bulan Mei 2025, inovasi Tapera dilaksanakan setiap Jum’at di Masjid At-Taubah, diikuti 253 Warga Binaan, yang kini sudah berhasil menghapal ayat pendek Al-Qur’an serta salat wajib dan sunnah”, ungkap Zuherramsyah.
Sementara itu Kepala Lapas Kelas IIB Tanjungpandan, Royhan Al Faisal mengatakan, kegiatan keagamaan tersebut diharapkan menjadi penjemput rahmat bagi seluruh Warga Binaan dan petugas Lapas, serta memperkuat suasana religius di lingkungan pemasyarakatan.
“Melalui pembinaan ini, kami ingin memastikan setiap Warga Binaan mendapatkan kesempatan yang adil untuk memperbaiki diri, dan kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik. Hal ini implementasi dari paradigma baru pemasyarakatan, yaitu pemulihan hubungan antara Warga Binaan, masyarakat, dan negara”, pungkas Royhan. (rel)
Sahabat ...
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online www.aksarapradiva.com, update informasinya juga selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook dan Instagram ...
Kami juga memiliki Channel Youtube, Tiktok, untuk menyajikan informasi dalam format visual ...
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website media kami …







