BANGKA BARAT, aksarapradiva.com – Diduga nekat menyusul orang tuanya ke kebun, seorang pemuda berkebutuhan khusus bernama Jailani (19) warga Desa Ibul, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat dikabarkan hilang di kawasan hutan perkebunan kelapa sawit.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Pangkalpinang, I Made Oka Astawa melalui rilis Humas SAR Pangkalpinang mengungkapkan, informasi warga Desa Ibul hilang di kawasan hutan perkebunan sawit tersebut diterima pihaknya pada hari Senin 16 Juni 2025.
Berdasarkan informasi tersebut, diketahui sebelumnya pada hari Sabtu tanggal 14 Juni 2025 sekira pukul 09.33 WIB, korban bermaksud ingin ikut orang tuanya ke kebun sawit. Namun pada saat itu ayahnya melarang korban untuk ikut ke kebun, dan meminta korban untuk tetap tinggal di rumah.
Setelah selesai mengurus kebunnya, ayah korban pulang ke rumahnya pada pukul 15.21 WIB. Namun, ayahnya tidak mendapati korban berada di rumah. Setelah berusaha mencari, ayah korban menerima informasi dari salah seorang warga yang melihat korban berjalan ke arah kebun.
“Mendengar hal tersebut, ayah korban bergegas untuk mencari korban. Namun hingga hari ini (kemarin), korban belum juga ditemukan. Selanjutnya, pihak keluarga korban menghubungi Kansar Pangkalpinang untuk meminta bantuan SAR”, ungkap Oka, Senin malam 16 Juni 2025.
Menindaklanjuti informasi tersebut, Kansar Pangkalpinang memberangkatkan 1 tim rescue menuju lokasi kejadian pada koordinat 1°52’02.6″S 105°26’56.9″E, untuk melakukan pencarian terhadap korban yang diduga hilang di wilayah hutan perkebunan sawit tersebut.
- BACA JUGA: Jelang Pembukaan Kejurda Pelajar XII Babel, Panitia Lokal Sebut Kesiapan Arena Sudah 90 Persen
Pencarian dilakukan oleh Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Tim Rescue Unit Siaga SAR (USS) Mentok, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangka Barat, Laskar Sekaban dan masyarakat.
Dalam pencarian tersebut, Tim SAR Gabungan bergerak dengan cara melakukan penyisiran menggunakan metode ESAR di wilayah terakhir korban terlihat, serta menyisir kawasan hutan di sekitaran wilayah perkebunan sawit tersebut.
“Korban diketahui memiliki kondisi dengan berkebutuhan khusus. Saksi mengatakan sempat melihat korban berjalan menuju hutan tersebut. Semoga upaya pencarian terhadap korban dapat segera membuahkan hasil”, pungkas Oka. (rel)
Sahabat ...
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online www.aksarapradiva.com, update informasinya juga selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook dan Instagram ...
Kami juga memiliki Channel Youtube, Tiktok, untuk menyajikan informasi dalam format visual ...
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website media kami …








