Tak Kunjung Pulang Dari Melaut, Nelayan Lanjut Usia Dilaporkan Hilang

BANGKA, aksarapradiva.com – Tak kunjung pulang dari aktivitas memancing di laut, nelayan berusia 70 tahun dilaporkan hilang, Minggu 08 Maret 2026. Hingga kini, korban bernama Rusli, warga Kampung Nelayan 1 Sungailiat, Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung ini masih dalam pencarian Tim SAR Gabungan.

Berdasarkan laporan pihak keluarga ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Pangkalpinang, diketahui korban berangkat melaut pada Sabtu 07 Maret 2026 sekira pukul 03.00 WIB. Korban berangkat dari Dermaga Nelayan 1 menggunakan perahu sampan (kolek) menuju perairan Karang Berindu.

Dalam melakukan aktivitas memancing ini, korban selalu pulang harian. Berangkat dini hari dan kembali pulang pada siang harinya. Biasanya, korban sudah merapat kembali ke dermaga pada pukul 12.00 WIB pada hari yang sama. Kekhawatiran pihak keluarga muncul setelah korban tak kunjung pulang hingga hari menjelang sore.

Seorang saksi yang merupakan tetangga korban, sempat melihat perahu milik Rusli berada di area antara Karang Kranas dan Karang Berindu. Mengetahui hal tersebut, anak korban bersama nelayan setempat langsung melakukan upaya pencarian mandiri.

Karena upaya pencarian mandiri tidak membuahkan hasil serta mengingat stok bahan bakar cadangan yang dibawa korban hanya tersisa sekitar 5 liter, akhirnya pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Kantor SAR Pangkalpinang.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Pangkalpinang langsung memberangkatkan satu tim rescue menuju lokasi kejadian. Setibanya di Pantai Teluk Uber, tim langsung melakukan koordinasi taktis dengan berbagai unsur potensi SAR yang telah bersiaga.

Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Rescuer Kantor SAR Pangkalpinang, Ditpolairud Polda Babel, Satpolairud Polres Bangka, BPBD Kabupaten Bangka dan Laskar Sekaban bergerak melakukan upaya pencarian secara intensif terhadap korban.

Kepala Kantor SAR Pangkalpinang, Mikel Rachman Junika mengatakan fokus utama pencarian pada Minggu sore yakni dengan melakukan penyisiran di sekitar lokasi terakhir korban terlihat (Last Known Position).

“Sore ini pencarian akan difokuskan di sekitar perairan Karang Berindu hingga pukul 17.30 WIB. Kami mengerahkan dua unit perahu karet (rubber boat) milik Basarnas dan Laskar Sekaban, untuk menyisir area tersebut. Kami berharap cuaca mendukung agar pencarian berjalan maksimal”, pungkas Mikel. (rel)


Sahabat ...
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online www.aksarapradiva.com, update informasinya juga selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook dan Instagram ...

Kami juga memiliki Channel Youtube, Tiktok, untuk menyajikan informasi dalam format visual ...
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website media kami …