BELITUNG TIMUR, aksarapradiva.com – Pada tahun 2026 ini, Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Pertanahan dan Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Belitung Timur (DPUPRP2RKP Beltim) akan mengerjakan lima proyek jalan. Total pembangunan proyek jalan sepanjang 3,3 kilometer ini akan menelan anggaran kurang lebih Rp 6,5 milyar.
Kepala DPUPRP2RKP Beltim, Idwan Fikri mengungkapkan lima proyek jalan tersebut akan dikerjakan dua bidang berbeda, yakni Bidang Bina Marga dan Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman.
“Tiga proyek jalan, yakni peningkatan dan rehab maupun pelebaran jalan kabupaten di bawah Bidang Bina Marga. Sedangkan dua lainnya, berupa jalan lingkungan di bawah Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman”, ungkap Idwan di ruang kerjanya, Jum’at sore 30 Januari 2026.
Adapun Proyek Peningkatan dan Rehap maupun Pelebaran Jalan Kabupaten terdiri dari, Rehab Jalan Kabupaten ruas Desa Cendil – Sungai Padang di Kecamatan Kelapa Kampit sepanjang 568 meter dengan anggaran Rp 1,1 milyar, dan Pelebaran Jalan Selendang di Kecamatan Kelapa Kampit sepanjang 401 meter dengan anggaran Rp 1,1 milyar.
Proyek yang ketiga yakni Pelebaran Jalan Kabupaten ruas Kelubi – Tanjung Rawe di Kecamatan Manggar sepanjang 836 meter dengan anggaran Rp 2,5 milyar. Proyek ini dibiayai melalui Dana Bagi Hasil Sawit.
“Untuk jalan lingkungan yang pertama, di dalam Kecamatan Manggar sepanjang 927 meter, anggarannya Rp 1,1 milyar. Sedangkan yang kedua, di Kecamatan Kelapa Kampit itu nilainya Rp 746 juta, dengan panjang 592 meter”, jelas Idwan.
Selain proyek jalan, DPUPRP2RKP Beltim juga akan membuat Drainase Irigasi Tambak di Desa Gantung Kecamatan Gantung. Proyek irigasi sepanjang 460 meter ini akan menelan biaya kurang lebih Rp 1,5 milyar.
“Kegiatannya di Bidang Sumber Daya Air, jadi kita melestarikan atau mendukung dari tambak yang ada di masyarakat Gantung. Tambak air payau, jadi kita buatkan irigasi tambaknya”, sebut Idwan.
Kondisi keuangan negara dan daerah yang masih mengalami efisiensi, membuat banyak proyek fisik pembangunan tertunda. Bahkan DPUPRP2RKP Beltim hanya menerima anggaran Rp 36 milyar di tahun 2026 ini.
“Anggaran itu sudah termasuk belanja pegawai. Kalau untuk proyek fisik, pemeliharaan dan lain-lain lebih kurang lebih Rp 17 miliar”, ujar Idwan.
Padahal DPUPRP2RKP Beltim masih mempunyai banyak pekerjaan rumah, salah satunya rehab rumah layak huni yang masuk dalam program prioritas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Beltim dengan target 1.000 rumah. Namun menurut Idwan, Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman sudah menganggarkan rehab sebanyak 180 rumah di tahun 2026 ini
“Masih belum sehat, sama kayak tahun lalu. Anggaran itu untuk semua kegiatan yang ada, baik jalan untuk pemukiman, hingga bansos untuk dibagikan ke masyarakat”, kata Idwan.
Selain itu, pada tahun 2026 ini akan dibuat Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) untuk Kecamatan Damar. Sepanjang Kabupaten Beltim berdiri, baru dua kecamatan yang memiliki RDTR, yakni Manggar dan Gantung.
“Anggarannya lumayan besar hampir Rp 1 milyar untuk satu RDTR. Pembuatan RDTR dulu (Kecamatan Manggar dan Gantung), kita dibantu kawan-kawan dari Kementerian ATR/BPN”, pungkas Idwan. (rel)
Sahabat ...
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online www.aksarapradiva.com, update informasinya juga selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook dan Instagram ...
Kami juga memiliki Channel Youtube, Tiktok, untuk menyajikan informasi dalam format visual ...
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website media kami …














