Resmi Dibuka, Festival Jeramba Sungai Padang Tampilkan Berbagai Pagelaran Seni, Perlombaan dan Bazar KUMKM

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat Desa Sungai Padang, dimana salah satu tempat wisatanya, Batu Bedil sudah dikenal dunia, sebagai salah satu Geosite dalam Unisco Global Geopark. Dan ini secara keseluruhan dikelola oleh masyarakat”, kata Sanem.

Lebih lanjut Sanem mengatakan, jalan yang melintasi Desa Sungai Padang sudah masuk ke dalam perencanaan nasional sebagai jalan lingkar di Pulau Belitong, yang nantinya akan dibangun menggunakan dana APBN. Hal ini menurutnya akan memberikan dampak positif terhadap Desa Sungai Padang.

“Jadi sudah masuk ke dalam program nasional sebagai jalan negara di Kementerian Perhubungan dan Bappenas. Ini nantinya Sungai Padang bisa dijadikan rest area. Untuk itu saya setuju dengan ide pak Kades yang ingin membangun pusat kuliner di sini (Lapangan Parak Jeramba Pelangi Sungai Padang), dengan produk unggulannya tetap belacan (terasi)”, ungkap Sanem.

Selain terasi udang khas Sungai Padang yang sudah terkenal, Sanem juga mengingatkan masyarakat Desa Sungai Padang agar mengembangkan jenis produk UMKM lainnya dari hasil perikanan. Hal ini mengingat hasil laut dari Desa Sungai Padang yang melimpah, sehingga bisa diolah dan dikemas menjadi produk kuliner.

Festival Jeramba Sungai Padang

“Membuat belacan secara tradisional, mulai dari nangkap, menjemur, menumbuk hingga menjadi belacan, merupakan kearifan lokal yang harus dipertahankan. Jadi membuat belacannya tidak menggunakan teknologi canggih”, tukas Sanem.

Terpisah, Ketua Panitia Pelaksana Sutra mengatakan Festival Jeramba Sungai Padang dilaksanakan sejak tahun 2012 silam. Kegiatan festival yang digelar setiap tahun tersebut sempat terhenti pelaksanaannya akibat adanya pandemi Covid-19.

“Pertama dilaksanakan itu tahun 2012, saat jembatan ini selesai dibangun. Jadi sebagai ungkapan rasa syukur masyarakatlah, festival ini dilaksanakan. Festival ini dilaksanakan setiap tahun, tapi sempat terhenti selama 5 tahun, akibat corona”, ujar Sutra.

Sutra juga mengatakan, Festival Jeramba Sungai Padang dilaksanakan dengan tujuan mempertahankan dan melestarikan adat budaya sebagai warisan budaya masyarakat Desa Sungai Padang, dalam upaya mendukung kemajuan perekonomian dan pariwisata di Desa Sungai Padang.

“Awal dilaksanakan itu dulunya dengan menggunakan dana sendiri, dari masyarakat, swadayalah. Kalau sekarang Alhamdulillah ada dana dari pemerintah dan dari pihak ketiga sebagai sponsor serta swadaya masyarakat Desa Sungai Padang”, pungkas Sutra. (red)

BACA JUGA:


Sahabat
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online pradivanews.com, yang update informasinya selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook Sahabat pradivanews

Kami juga memiliki Channel Youtube, untuk menyajikan informasi dalam format visual…
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website kami…


Sahabat ...
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online www.aksarapradiva.com, update informasinya juga selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook dan Instagram ...

Kami juga memiliki Channel Youtube, Tiktok, untuk menyajikan informasi dalam format visual ...
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website media kami …