Menapak Tilas Turnamen Sport Fishing dan Kiprah BelFiC di Belitung

Pada Turnamen Sport Fishing Mancing de Belitong tahun 2021 ini panitia masih menyediakan home stay untuk masing-masing tim peserta, mengingat waktu pelaksanaannya yang berlangsung selama 2 hari. Di sini panitia membebaskan peserta untuk mendaftar, dengan kata lain siapa yang cepat akan menjadi peserta reguler. Namun panitia menyiapkan slot untuk peserta undangan yang merupakan Angler dari luar Pulau Belitong.

Di Turnamen Sport Fishing Mancing de Belitong tahun 2021, tim Bupati Belitung Sahani Saleh bersama Kapolres Belitung dan Edi Kodri berhasil meraih juara umum kedua. Selain itu, dua hadiah Jackpot dengan nominal masing-masing Rp 35 juta, juga terpecahkan dalam Turnamen Sport Fishing Mancing de Belitong tahun 2021 tersebut.

Berlanjut ke tahun 2022, Dinas Perikanan Kabupaten Belitung kembali menggelar even Turnamen Belitong de Sintak dengan kembali mengambil lokasi pelaksanaan di Pantai Tanjung Kelayang, Kecamatan Sijuk sebagai home base. Pelaksanaanya baik sistim dan aturan mainya masih sama dengan Turnamen Belitong de Sintak tahun 2020.

Dengan dukungan Bupati Belitung Sahani Saleh, pada tahun 2023 kemarin dapat dilaksanakan dua kali turnamen mancing dengan kuota peserta lebih banyak. Pertama, Dinas Perikanan Kabupaten Belitung menggelar Turnamen Fishing Belitong de Sintak pada Bulan Juli 2023 dengan mengambil lokasi di Pantai Tanjung Kelayang, Kecamatan Sijuk dengan waktu pelaksanaan 1 hari.

Kedua, masih di tahun 2023 tepatnya di Bulan November, Dinas Perikanan Kabupaten Belitung kembali menggelar Turnamen Belitong de Sintak Sport Fishing dengan mengambil lokasi pelaksanaan di Pantai Pasir Panjang, Kecamatan Selat Nasik. Sama dengan sebelumnya, panitia membebaskan kuota untuk peserta reguler namun setiap tim harus menyiapkan kapal masing-masing.

Ada yang menarik bagi peserta lokal dalam turnamen mancing tersebut, begitu tahun 2019 panitia tidak lagi membatasi kuota untuk peserta reguler. Para penghobi mancing lokal ini rela menginap di kantor Dinas Perikanan Kabupaten Belitung, untuk antri pendaftaran. Bahkan, dengan kesepakatan tidak tertulis, barisan antrian tersebut diganti dengan barang-barang milik mereka.

Hal tersebut menurut saya, antusias penghobi mancing di Pulau Belitong untuk mengikuti turnamen mancing sangat tinggi. Mereka rela mengikuti segala aturan yang diterapkan panitia demi bisa ikut ambil bagian dalam even bergengsi yang dikelola Dinas Perikanan Kabupaten Belitung tersebut.

Kilas balik ke belakang, perjuangan rekan-rekan komunitas mancing bersama Dinas Perikanan Kabupaten Belitung sudah membuktikan bahwa Turnamen Sport Fishing tersebut layak untuk tetap diselenggarakan. Perlu diketahui, sebelum Turnamen Sport Fishing pertama kali digelar tahun 2016, turnamen mancing (bukan Sport Fishing) sudah sering dilaksanakan oleh dinas terkait.

Even tahunan Turnamen Sport Fishing ini selain mendukung perkembangan pariwisata Belitung, juga memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat serta nelayan lokal. Warga di lokasi kegiatan dilibatkan sehingga mendapatkan pemasukan. Begitu juga nelayan yang memiliki kapal sesuai standar panitia, ikut kebagian rezeki dari even bergengsi tersebut.

Tentunya, geliat ekonomi di kalangan masyarakat setempat sangat terasa. Belum lagi para pelaku usaha atau pelaku UMKM yang ikut ambil bagian dalam even tersebut, dengan menjual produknya kepada para peserta baik itu Angler lokal maupun Angler dari luar Pulau Belitong.

Balik lagi ke tahun 2014, komunitas mancing Belitong Fishing Community yang awalnya menggunakan singkatan BFC dirubah menjadi BelFiC. Hal ini setelah melalui pembahasan dengan Wewen, mengingat singkatan BFC terlalu banyak digunakan oleh komunitas mancing di berbagai daerah di Indonesia.

Kemudian, dengan bantuan Nopri dari percetakan Talenta, kami membuat logo untuk BelFiC. Selanjutnya logo BelFiC ini didaftarkan Wewen ke Forum Castinger Seluruh Indonesia (Forcasi) dengan nomor urut 16. Selain merubah singkatan, kami juga mencetuskan motto untuk BelFiC yakni no trip no strike.

Saya rasa sepanjang keberadaannya, komunitas mancing BelFiC ini sudah banyak memberikan manfaat untuk para Angler atau penghobi mancing di Pulau Belitong. Saat itu BelFiC mampu mewujudkan tujuannya sebagai wadah silaturahmi dan bertukar informasi antar sesama penghobi mancing.

Bahkan banyak anggota BelFiC yang sempat mendampingi Angler dari luar daerah yang mengadakan trip mancing di Perairan Pulau Belitong, seperti halnya Angler dari Pontianak, Angler dari Padang, Angler dari Palembang, dan Angler dari kota lainnya yang ingin menjajaki spot mancing di perairan Pulau Belitong.

Selain bergerak dalam urusan mancing, baik itu melalui dunia maya (media sosial) maupun dunia nyata, BelFiC juga berkiprah dan mengambil peran dalam berbagai kehidupan sosial. Terutama dalam hal menjaga kelestarian perairan laut Pulau Belitong, pada saat maraknya penolakan kapal isap. BelFiC beberapa kali angkat bicara di media cetak harian lokal untuk menyatakan aksi penolakan kapal isap tersebut.

Selain topik bahasan tersebut, BelFiC juga mengangkat persoalan lain seperti topik terkait aktivitas mancing, kondisi cuaca, pembahasan spesies dan ekosistem ikan, kegiatan mancing berandun, serta sejarah terbentuknya komunitas mancing di Pulau Belitong.

Di kancah nasional, nama BelFiC juga sudah dikenal oleh sebagian Angler Nusantara. Hal ini berkat keikut sertaan BelFiC pertama kali di even Widi International Fishing Tournament (WIFT) pada tahun 2017. Saat itu delegasi yang turun dalam even tersebut ada Wewen, Novero, Hanif, Amin Nurachman dan Wendy Khan.

Kemudian pada tahun 2019, BelFiC kembali mengikuti even Banggai International Tuna Fishing Tournament yang dipunggawai Wewen, Novero, Hanif, Amin Nurachman dan Haji Hafiz. Meskipun di dua turnamen berskala internasional tersebut BelFiC belum berhasil membawa trophy, namun namanya sudah dikenal oleh para Angler Nusantara.

Selain even internasional, BelFiC juga tampil di even turnamen mancing skala nasional, salah satunya di even yang berlangsung di Kepulauan Seribu, Jakarta Utara. BelFiC juga beberapa kali diundang untuk hadir dalam even pameran produk pancing yang digelar IFT Jakarta. Nama BelFiC juga sering dibawa oleh Wendy Khan pada saat mengadakan trip mancing bersama Angler di berbagai daerah seperti di Pulau Sumatera dan Pulau Jawa.

Dengan adanya turnamen, secara otomatis perkembangan Sport Fishing di Pulau Belitong menjadi pesat. Teknik mancing Casting, Popping dan Jigging bukan lagi hal aneh bagi para Angler atau penghobi mancing di Pulau Belitong. Bahkan, trip mancing dengan teknik Jigging ini sudah menjadi rutinitas bagi para penghobi mancing di setiap waktu.

Perkembangan Sport Fishing di Pulau Belitong juga membuka peluang usaha bagi rekan-rekan Angler yang kreatif. Seperti halnya membuka usaha hand made yakni usaha rod custom (membuat joran), usaha produksi metal jig, usaha produksi Popper, Produksi Minnow dan Frogy untuk Casting. Selain itu, banyak juga Angler yang membuat konten mancing di channel Youtube.

Toko pancing yang menjual tackle dan piranti untuk Sport Fishing di Pulau Belitong (Kabupaten Belitung dan Kabupaten Belitung Timur) juga merasakan dampak dari perkembangan Sport Fishing tersebut. Bagi saya pribadi, perkembangan Sport Fishing ini luar biasa dampaknya bagi mereka yang intens berkecimpung dengan dunia mancing.

Salam hormat dan ungkapan terima kasih kepada para panitia, Firdaus Zamri, Slamet, Ade Winarko, Riki, Iwan, Beno serta seluruh jajaran panitia di Dinas Perikanan Kabupaten Belitung. Akhir kata, kami memang tidak ganteng tapi hobi kami mahal. Salam satu hobi “strike” dan salam joran melengkung untuk seluruh penghobi mancing di Pulau Belitong. Tetap semangat meskipun ke depannya Turnamen Sport Fishing hilang dari Pulau Belitong. no trip no strike. (***)


Sahabat
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online www.aksarapradiva.com, update informasinya juga selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook dan Instagram

Kami juga memiliki Channel Youtube, Tiktok, untuk menyajikan informasi dalam format visual …
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website media kami …


Sahabat ...
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online www.aksarapradiva.com, update informasinya juga selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook dan Instagram ...

Kami juga memiliki Channel Youtube, Tiktok, untuk menyajikan informasi dalam format visual ...
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website media kami …

News Feed