Dalam audiensi dengan Bupati Belitung tersebut, rekan-rekan komunitas mancing menjabarkan dampak positif dari pelaksanaan Turnamen Sport Fishing terhadap perkembangan pariwisata Belitung khususnya wisata bahari serta UMKM lokal Belitung. Dari hasil perbincangan tersebut, Bupati Belitung Sahani Saleh tertarik dan siap mendorong dinas terkait untuk mengajukan anggaran kegiatan tersebut.
Singkat cerita, pada tahun 2015 silam Kepala DKP Kabupaten Belitung, Destika Efenly beserta seluruh jajarannya membuat rencana kegiatan dan mengajukan anggaran kegiatan Turnamen Sport Fishing tersebut ke Banggar Eksekutif. Setelah melalui pembahasan di Banggar Eksekutif, pengajuan anggaran tersebut dibahas di Banggar Legislatif DPRD Kabupaten Belitung.
Dengan bantuan anggota DPRD Kabupaten Belitung pada waktu itu, akhirnya anggaran kegiatan Turnamen Sport Fishing diketuk oleh Banggar Legislatif dan masuk dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Induk Kabupaten Belitung tahun 2015. Sehingga akhirnya Turnamen Sport Fishing di Kabupaten Belitung dapat dilaksanakan pada tahun 2016.
Pelaksanaan Turnamen Sport Fishing tahun 2016 ini dengan tajuk Mancing de Belitong, yang namanya diusulkan Wewen kepada Firdaus Zamri selaku Ketua Panitia Pelaksana yang saat itu masih menjabat salah satu Kabid di DKP Kabupaten Belitung. Turnamen Sport Fishing Mancing de Belitong tahun 2016 ini dilaksanakan di Pantai Batu Lubang Desa Padang Kandis, Kecamatan Membalong.
Karena even ini baru pertama kali dilaksanakan, maka mayoritas pesertanya waktu itu merupakan para Angler yang berasal dari kota-kota besar di luar Pulau Belitong. Hal ini seiring dengan tujuannya untuk mendukung perkembangan wisata bahari Kabupaten Belitung, dengan menarik sebanyak mungkin peserta dari luar daerah yang sekaligus sebagai wisatawan.
Sementara itu, untuk peserta lokal (Kabupaten Belitung dan Kabupaten Belitung Timur) dibatasi kuotanya. Seingatnya saya waktu itu untuk peserta lokal ini slotnya hanya 5 tim. Turnamen Sport Fishing Mancing de Belitong tahun 2016 ini memang digaraf secara besar-besaran dan semaksimal mungkin dengan melibatkan nelayan dan masyarakat setempat.
Turnamen Sport Fishing Mancing de Belitong 2016 ini dilaksanakan selama 2 hari, sehingga panitia menyediakan home stay dan makan untuk seluruh peserta. Home stay ini merupakan rumah warga setempat yang disewa panitia, termasuk di dalam sewanya tersebut warga juga menyediakan makanan untuk peserta. Selain itu, panitia juga menyiapkan kapal untuk masing-masing tim peserta.
Pada Turnamen Sport Fishing Mancing de Belitong 2016 ini, panitia menerapkan sistim pendaftaran berbayar untuk masing-masing tim sebagai biaya akomodasi (home stay) dan trasportasi (Kapal) selama 2 hari pelaksanaan turnamen. Namun, sebagian dari nominal uang pendaftaran tersebut dikembalikan kepada masing-masing tim jika Jackpot turnamen tidak berhasil dipecahkan.
Sukses melaksanakan Turnamen Sport Fishing Mancing de Belitong 2016, DKP Kabupaten Belitung kembali melaksanakan even serupa pada tahun 2017 dengan tetap menggunakan anggaran rutin APBD Kabupaten Belitung. Turnamen Sport Fishing Mancing de Belitong tahun 2017 ini dilaksanakan di Pantai Teluk Gembira Desa Padang Kandis, Kecamatan Membalong. Sistim pelaksanaannya juga masih sama dengan turnamen tahun 2016, dan kuota peserta lokalnya juga tetap dibatasi.
Sayangnya, pelaksanaan Turnamen Sport Fishing Mancing de Belitong 2017 tidak berjalan mulus dikarenakan cuaca buruk. Sehingga pelaksanaannya hanya berlangsung selama 1 hari, dan hari keduanya terpaksa dibatalkan mengingat kondisi cuaca yang ekstrim dengan intensitas hujan sangat tinggi. Bahkan waktu itu, Kecamatan Gantung Belitung Timur dilanda banjir.
Masih dengan anggaran yang sama dan sistim pelaksanaan yang sama, DKP Kabupaten Belitung kembali menggelar Turnamen Sport Fishing Mancing de Belitong ketiga pada tahun 2018, dengan memilih lokasi pelaksanaan Pantai Teluk Gembira Desa Padang Kandis, Kecamatan Membalong. Sama halnya dengan turnamen 2017, pada turnamen 2018 ini panitia juga melibatkan penduduk Desa Padang Kandis serta sejumlah nelayan.
Dalam rapat persiapan Turnamen Sport Fishing Mancing de Belitong tahun 2018 yang berlangsung di Hotel Golden Tulip Tanjung Pendam, saya waktu itu turut diundang untuk mewakili komunitas mancing. Selain dihadiri panita dari DKP Kabupaten Belitung, rapat tersebut juga dihadiri Bupati Belitung Sahani Saleh dan perwakilan Rumah Mancing dan perwakilan Kementerian Kelautan.
Saat diberikan kesempatan berbicara, saya waktu itu mengusulkan agar kuota peserta lokal tidak lagi dibatasi dan harus ditambah. Alasan saya waktu itu, karena kami dari komunitas mancing ingin menggalakkan dan memasyarakatkan Sport Fishing untuk mendukung kemajuan pariwisata Belitung. Harapannya, rekan-rekan Angler lokal Belitung ke depannya dapat menjadi tour guide dalam kegiatan wisata mancing di Kabupaten Belitung.
Sempat juga muncul persoalan dalam rapat tersebut, karena waktu itu Bupati Belitung Sahani Saleh ingin Turnamen Sport Fishing diganti dengan lomba mancing Nundak Tenggiri. Termasuk lokasi pelaksanaannya yang direncanakan di Padang Kandis, Kecamatan Membalong ingin dialihkan ke Kecamatan Selat Nasik.
Menyikapi hal tersebut, panitia dari DKP Kabupaten Belitung dan rekan-rekan komunitas mancing meminta pihak Rumah Mancing dan Perwakilan Kementerian Kelautan untuk menyakinkan Bupati Belitung agar Turnamen Sport Fishing ketiga tetap dilaksanakan. Mengingat sudah banyak peserta dari luar Pulau Belitong yang sudah menunggu even tersebut.
Akhirnya, panitia DKP Kabupaten Belitung dan rekan-rekan komunitas mancing bersama perwakilan Rumah Mancing dan Kementerian Kelautan mengajak Bupati Belitung Sahani Saleh untuk tes drive melakukan trip mancing menggunakan kapal DKP Kabupaten Belitung. Dalam trip mancing singkat tersebut, berhasil dibuktikan strike ikan dengan teknik Jigging.
Singkat cerita, akhirnya Turnamen Sport Fishing Mancing de Belitong ketiga tahun 2018 dapat dilaksanakan sesuai agenda. Sedangkan terkait dengan permintaan agar kuota peserta lokal ditambah, Firdaus Zamri selaku Ketua Panitia Pelaksana mengajak saya dan rekan-rekan komunitas mancing untuk rapat tidak resmi di Warkop Kong Djie kebun Jeruk. Kemudian dengan berbagai pertimbangan, Firdaus Zamri memutuskan kuota lokal ditambah menjadi 15 tim.
Melihat suksesnya pelaksanaan Turnamen Sport Fishing Mancing de Belitong tahun 2016, tahun 2017 serta tahun 2018, saya salut dengan panitia pelaksana dari jajaran DKP Kabupaten Belitung. Dengan segala keterbatasan khususnya dalam hal pemahaman Sport Fishing, seperti halnya terkait penjurian dan aturan lainnya yang belum dipahami, tidak menyurutkan tekad mereka untuk mensukseskan even besar tersebut.
Memang di tiga turnamen tersebut, panitia masih melibatkan juri dari IFT dan Formasi Pusat. Sedangkan Slamet dari DKP Kabupaten Belitung turut mendampingi sebagai juri lokal. Kerja keras panitia dengan berbagai suka dukanya mampu membawa nama Turnamen Sport Fishing Mancing de Belitong dikenal oleh para Angler Nusantara.
Usai melaksanakan tiga kali Turnamen Sport Fishing Mancing de Belitong, pada tahun 2019 DKP Kabupaten Belitung melaksanakan turnamen mancing tradisional dengan tajuk Basing Fishing dengan memilih lokasi pelaksanaan di Pantai Tanjung Kelayang, Kecamatan Sijuk. Berbeda dengan Turnamen Sport Fishing, Turnamen Basing Fishing tahun 2019 hanya dilaksanakan 1 hari dengan start siang hari dan finish siang hari besoknya.
Salah satu pertimbangan dilaksanakannya Turnamen Basing Fishing tahun 2019, yakni untuk mengakomodir banyaknya permintaan peserta lokal dan nelayan yang ingin ikut sebagai peserta. Meskipun waktu itu sudah masa pandemi Covid-19, namun even ini sukses dilaksanakan. Bahkan waktu itu, Bupati Belitung bersama Kapolres Belitung ikut ambil bagian sebagai peserta.
Pada tahun 2020, DKP Kabupaten Belitung kembali menggelar even serupa dengan nama Turnamen Belitong de Sintak dengan mengambil lokasi pelaksanaan masih di Pantai Tanjung Kelayang, Kecamatan Sijuk. Sama halnya dengan Turnamen Basing Fishing 2019, Turnamen Belitong de Sintak tahun 2020 juga dilaksanakan satu hari. Selain itu, teknik mancingnya juga bebas sama dengan turnamen tahun 2019.
Lalu pada tahun 2021, DKP Kabupaten Belitung kembali menggelar Turnamen Sport Fishing Mancing de Belitong dengan mengambil lokasi pelaksanaan di Desa Pulau Seliu, Kecamatan Membalong. Berbeda dengan turnamen Sport Fishing Mancing de Belitong sebelumnya, pada tahun 2021 ini panitia tidak memungut uang pendaftaran namun tim peserta harus menyediakan kapal masing-masing.
Sahabat ...
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online www.aksarapradiva.com, update informasinya juga selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook dan Instagram ...
Kami juga memiliki Channel Youtube, Tiktok, untuk menyajikan informasi dalam format visual ...
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website media kami …








