Korban Buaya Sungai Berang, Jasad Heri Ditemukan Mengapung Tidak Jauh Dari Lokasi Kejadian

BELITUNG, aksarapradiva.com – Upaya pencarian yang dilakukan Tim SAR Gabungan terhadap korban serangan buaya di Sungai Berang Dusun Air Malik, Desa Bantan, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung, akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan meninggal dunia, Rabu pagi 16 Oktober 2024, dalam kondisi mengapung tidak jauh dari lokasi kejadian.

Sebelumnya pada Selasa malam 15 Oktober 2024, korban bernama Heri (25) warga Desa Bantan ini dilaporkan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Pangkalpinang, telah diserang buaya Sungai Berang saat hendak mencuci kaki dan membersihkan diri usai melakukan aktivitas menambang timah tidak jauh dari lokasi kejadian.

Proses pencarian terhadap korban sempat dilakukan oleh Tim SAR Gabungan bersama warga setempat hingga larut malam, namun hingga pukul 23.47 WIB belum membuahkan hasil. Proses pencarian terhadap korban dilanjutkan pada Rabu pagi 16 Oktober 2024, dan akhirnya jasad korban ditemukan mengapung sekitar 25 meter dari lokasi awal kejadian.

Kepala SAR Pangkalpinang, I Made Oka Astawa mengatakan, pada saat ditemukan tersebut jasad korban dalam kondisi utuh. Kemudian, Tim SAR Gabungan segera mengevakuasi jasad korban dan langsung membawanya ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Tim SAR Gabungan yang terlibat dalam proses pencarian terhadap korban terdiri dari Rescuer USS Tanjungpandan, Rescuer Pos SAR Belitung, Anggota Lanud H.AS Hanandjoeddin, Polsek Membalong, BPBD Belitung, PMI Belitung serta masyarakat

“Pagi hari tadi, kami bersama Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban yang diserang buaya di Sungai Berang. Jasad korban segera dievakuasi dan dibawa menuju ke rumah kediaman korban”, sebut Oka melalui releasenya, Rabu 16 Oktober 2024.

Oka juga mengingatkan kepada masyarakat yang melalukan aktivitas di perairan, terutama pada wilayah yang terdapat habitat predator buas, untuk selalu waspada dan mawas diri. Ia juga menyarankan jika terjadi keadaan darurat yang mengancam keselamatan jiwa manusia, untuk segera melapor ke Basarnas.

“Pelayanan kami tidak dipungut biaya sepeserpun. Terima kasih tentunya kami ucapkan kepada segenap unsur SAR Gabungan yang turut membantu dalam proses pencarian terhadap korban. Semoga sinergisitas ini dapat terus berjalan, sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di wilayah Bangka Belitung”, pungkas Oka. (red)

Editor: Yudi AB


Sahabat
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online www.aksarapradiva.com, update informasinya juga selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook dan Instagram

Kami juga memiliki Channel Youtube, Tiktok, untuk menyajikan informasi dalam format visual …
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website media kami …


Sahabat ...
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online www.aksarapradiva.com, update informasinya juga selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook dan Instagram ...

Kami juga memiliki Channel Youtube, Tiktok, untuk menyajikan informasi dalam format visual ...
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website media kami …