Pada tahun 2022, sebanyak 26 Kabupaten/Kota endemis masih melaksanakan POPM Filariasis dan 189 kabupaten/kota telah selesai melaksanakan POPM Filariasis selama 5 tahun, 32 Kabupaten telah mendapat sertifikat eliminasi dan 157 Kabupaten/Kota dalam tahap surveilans pasca POPM.
Namun masih terdapat beberapa tantangan yang dihadapi dalam rangka eliminasi filariasis, antara lain pertama, beberapa kabupaten/kota di Indonesia khususnya dengan area geografis yang sulit angka cakupan POPMF masih rendah dibawah 65%. Kedua, beberapa kabupaten/kota yang telah melaksanakan POPM minimal 5 tahun berturut-turut gagal dalam evaluasi prevalensi mikrofilaria (Pre-TAS) maupun evaluasi TAS sehingga harus mengulang POPM 2 putaran.
Baca Juga: 1.231 Anak Usia Dini Ikuti Lomba Seni Dan Kreativitas PAUD se-Kabupaten Belitung
“Kondisi-kondisi tersebut diatas dapat berpengaruh terhadap tahapan pencapaian eliminasi. Seperti sudah kita ketahui, bahwa Kabupaten Belitung sebetulnya telah selesai tahap POPM Filariasis dan mendapatkan sertifikat eliminasi pada tahun 2017. Akan tetapi berdasarkan hasil survei dan riset yang telah dilakukan oleh BTKL, Loka Litbang maupun FKUI, masih di dapatkan resiko penularan yang masih tinggi, sehingga berdasarkan rekomendasi para ahli pada tahun 2022 dilaksanakan POPM Filariasis ulangan selama 2 tahun berturut-turut”, ungkapnya.
Dan sebagai upaya akselerasi eliminasi Filariasis WHO mengeluarkan pedoman terbaru dalam rangka eliminasi filariasis yaitu Guideline Alternative Mass Drug Administration Regimens to Eliminate Lymphatic Filariasis. Dalam pedoman baru ini direkomendasikan penggunaan triple-drugs therapy yang terdiri dari Ivermectin, Dietilcarbamazine Citratdan Albendazole (IDA) untuk obat pencegahan.
Sahabat ...
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online www.aksarapradiva.com, update informasinya juga selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook dan Instagram ...
Kami juga memiliki Channel Youtube, Tiktok, untuk menyajikan informasi dalam format visual ...
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website media kami …











