Kelompok Bina Tani Gantung Binaan Bank Indonesia Babel Bentuk Klaster Petani Cabe

“Diharapkan ke depan KPC Gantung Maju dan Bina Tani dapat menjadi P4S bagi petani cabe sehingga konsep pembelajaran dari oleh dan bagi petani dapat berjalan, sehingga dengan demikian kemampuan petani cabe di Kabupaten Beltim, bertambah dan produktivitasnya meningkat”, ujar Andri.

Kepala BI Perwakilan Babel Faturrachman mengatakan, Gapoktan Mufakat Desa Gantung merupakan kelompok tani penerima bantuan Program Sosial Bank Indonesia 2021, yang memiliki komitmen dan konsistensi dalam pengembangan usaha budidaya cabe.

Selanjutnya pada tahun 2023 ini, BI akan melanjutkan dan memperluas program pengembangan budidaya cabe di Desa Gantung dengan adanya pembentukan klaster cabe.

“Ke depannya, prospek pengembangan klaster masih terbuka sangat lebar. Bank Indonesia juga mendorong kerjasama antar daerah antara Kabupaten Belitung Timur dengan daerah lain, antara lain DKI Jakarta”, ungkap Faturrachman.

Faturrachman juga mengatakan, model bisnis pertanian yang telah dijalankan saat ini dapat terus ditingkatkan, misalnya dengan modernisasi teknologi pertanian antara lain dengan konsep Pertanian Terintegrasi.

“Model ini dapat menekan biaya produksi serta meningkatkan pendapatan melalui pemanfaatan limbah untuk pupuk pertanian, maupun konsep modern smart farming atau digital farming yang dapat mengatasi isu tingginya biaya tenaga kerja dan produksi, sehingga meningkatkan pendapatan petani”, jelas Faturrachman.

Ditambahkan Faturrachman, pihaknya akan melakukan berbagai inovasi dan peran pendampingan, serta bersinergi dengan Pemkab Beltim. Hal ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi kelompok tani lainnya, serta dapat direplikasikan di wilayah Kabupaten Beltim lainnya, sehingga dapat meningkatkan kualitas SDM serta pendapatan petani itu sendiri.

“Sehingga pada akhirnya pertanian dapat dikembangkan ke arah agribisinis, yang selain meningkatkan kesejahteraan ekonomi petani, juga menjamin ketahanan pangan di wilayah tersebut, tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan”, pungkas Faturachman. (rel)

BACA JUGA:


Sahabat, ikutin terus perkembangan informasi yang disajikan media online pradivanews.com, dan jangan lupa untuk meng-klik tombol suka dan mengikuti Pradiva News di Fanpage Facebook agar sahabat tidak ketinggalan informasi yang baru saja kami update …

Caranya mudah, dengan sahabat meng-klik link Fanpage Facebook berwarna hijau ini, maka sahabat akan masuk ke halaman Fanpagenya Pradiva News di Facebook …

Kami juga memiliki Channel Youtube, untuk melihatnya sahabat bisa meng-kliknya langsung .. Maka sahabat akan masuk ke channel group kami yang menyajikan informasi dalam format visual .. Trusss, jangan lupa like dan subscribe yaaa …

Yuuk sahabat klik sekarang juga …


Sahabat ...
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online www.aksarapradiva.com, update informasinya juga selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook dan Instagram ...

Kami juga memiliki Channel Youtube, Tiktok, untuk menyajikan informasi dalam format visual ...
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website media kami …