BELITUNG TIMUR, aksarapradiva.com – Festival Warung Kopi Manggar dalam rangkaian Peringatan Hari Jadi ke-24 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Sabtu 30 November 2024, dibuka Pj Gubernur Babel Sugito di Warung Kopi (Warkop) Milenium di Pasar Pusat Kota Manggar, Kabupaten Belitung Timur (Beltim).
Festival ini bertujuan untuk mempromosikan industri kopi lokal yang berpotensi besar dalam meningkatkan perekonomian daerah. Diharapkan dengan adanya festival ini dapat memberikan dukungan kepada para petani kopi, pengusaha warung kopi, serta pelaku UMKM lainnya di Kabupaten Beltim.
“Warung kopi berperan penting dalam mendukung UMKM. Banyak pengusaha muda, khususnya di Belitung Timur yang tertarik untuk membuka kedai kopi sebagai usaha baru, terutama setelah dampak pandemi Covid-19 yang mendorong banyak orang untuk beralih ke sektor UMKM”, ungkap Sugito.
Bukan hanya di Kabupaten Beltim, namun juga di kabupaten/kota lainnya di Provinsi Babel, keberadaan warung kopi membantu menciptakan lapangan kerja baru.
“Warung kopi juga memiliki peranan penting dalam mendukung pertumbuhan UMKM serta ekonomi masyarakat secara keseluruhan. Di tengah tantangan ekonomi global, warung kopi menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan perekonomian lokal”, kata Sugito.
Apalagi menurut Sugito budaya minum kopi di Kabupaten Beltim telah ada selama hampir satu abad, dan menjadi bagian integral dari kehidupan sosial masyarakat. Dimana warung kopi berfungsi sebagai tempat berkumpul, berdiskusi, dan merencanakan pembangunan daerah.
“Komunitas barista di Kabupaten Beltim aktif memberikan pelatihan kepada generasi muda, untuk meningkatkan keterampilan mereka dalam menyajikan kopi. Ini tidak hanya membantu meningkatkan kualitas layanan di kedai kopi tetapi juga mendorong semangat kewirausahaan di kalangan anak muda”, sebut Sugito.
Bank Sumsel Babel (BSB) yang menjadi sponsor utama Festival Warung Kopi ini memberikan subsidi harga per gelas menjadi Rp24. Biasanya satu gelas kopi hitam atau kopi susi dijual seharga Rp6.000 hingga Rp10.000.
Namun syaratnya pembeli harus bertransaksi menggunakan pembayaran digital, baik Qris Bank Sumsel Babel atau juga bank-bank lainnya. Transaksi tidak hanya untuk pembelian segelas kopi, tapi juga untuk pembelian produk kopi UMKM lainnya.
- BACA JUGA: Optimalkan Pelayanan Pajak, Pj Gubernur Babel Sugito Resmikan Gedung Kantor UPT Samsat Belitung
Pimpinan BSB Cabang Manggar, Syafrizal mengatakan ada 30 UMKM atau warkop yang ikut bekerjasama dengan BSB dalam program ini. 20 diantaranya warkop tradisional di sepanjang Pasar Pusat Kota Manggar, sedangkan 10 lainnya merupakan penjual kopi modern.
“Kita ingin ikut memeriahkan Hari jadi Provinsi Babel ke-24 ini, sekaligus untuk membangkitkan kembali UMKM, terutama bagi warung kopi dan penjual kopi di Kabupaten Beltim”, ujar Syafrizal.
Menurut Syafrizal, setiap warkop mendapatkan kuota 65 transaksi dengan menggunakan Qris. Jika kuota sudah tercapai maka pembeli akan dikenakan harga normal.
“Kita berharap dengan adanya promosi ini, minat masyarakat atau pengunjung untuk datang ke warung kopi akan meningkat. Hal ini pun akan meningkatkan omset warkop dan UMKM yang ada di Kabupaten Beltim, sehingga ekonomi dapat berputar”, terang Syafrizal.
Selain memberikan subsidi kopi dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-24 Provinsi Babel, BSB juga menggelar talk show dengan tema Budaya Kopi, menggelar Lomba Kudapan Lokal hingga Sosialisasi Transaksi Top Up Dompet Digital.
Sahabat ...
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online www.aksarapradiva.com, update informasinya juga selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook dan Instagram ...
Kami juga memiliki Channel Youtube, Tiktok, untuk menyajikan informasi dalam format visual ...
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website media kami …













