BANGKA SELATAN, aksarapradiva.com – Tim SAR Gabungan mengevakuasi dua mayat tanpa identitas yang ditemukan di dua lokasi berbeda di wilayah Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Senin 24 Agustus 2026.
Informasi penemuan kedua mayat tanpa identitas tersebut diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Pangkalpinang secara beruntun pada hari yang sama.
Evakuasi pertama dilakukan setelah Tim SAR Gabungan menerima laporan adanya penemuan mayat di wilayah perairan Desa Sadai sekitar pukul 08.43 WIB.
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Unit Siaga SAR (USS) Toboali langsung dikerahkan menuju lokasi. Pada pukul 10.35 WIB, mayat pertama berhasil dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan.
Tim tersebut terdiri dari personel USS Toboali, TNI AL, Polairud Polda Kepulauan Bangka Belitung, Polairud Polres Bangka Selatan, Ditkrimsus, serta Tim INAFIS Polres Bangka Selatan.
Mayat tanpa identitas tersebut kemudian dibawa ke RSUD Kabupaten Bangka Selatan untuk menjalani proses penanganan dan identifikasi lebih lanjut.
Belum lama setelah proses evakuasi pertama selesai, Tim SAR Gabungan kembali menerima laporan dari Polairud Polres Bangka Selatan terkait penemuan mayat kedua di kawasan Pantai Kubu pada pukul 12.12 WIB.
Tim SAR Gabungan kembali bergerak menuju lokasi penemuan yang berada pada koordinat 3° 6’6.25″S 106°32’6.90″E, dengan jarak sekitar 13,53 kilometer dari Pos USS Toboali.
Tim SAR Gabungan tiba di lokasi sekitar pukul 13.50 WIB dan langsung melakukan proses evakuasi mayat kedua. Selanjutnya mayat tanpa identitas tersebut juga dibawa ke RSUD Kabupaten Bangka Selatan.
Jarak antara lokasi penemuan mayat pertama di wilayah Sadai dengan lokasi penemuan mayat kedua di Wilayah Pantai Kubu berkisar 14 hingga 15 kilometer.
Kepala Kantor SAR Pangkalpinang, Mikel Rachman Junika mengatakan pelaksanaan operasi SAR terkait evakuasi kedua mayat tanpa identitas tersebut berjalan aman dan lancar tanpa kendala berarti. Ia mengapresiasi kesigapan seluruh unsur SAR Gabungan yang terlibat dalam kedua operasi tersebut.
“Sinergisitas dan kesiapsiagaan seluruh unsur SAR Gabungan hari ini patut diapresiasi. Sesuai dengan moto Semangat Quick Action, Satu Jiwa Satu Rasa, seluruh personel dari Basarnas, TNI, dan Polri langsung bergerak cepat begitu menerima laporan, sehingga kedua mayat dapat segera dievakuasi ke rumah sakit”, kata Mikel.
Terkait identitas kedua mayat tersebut, Mikel menegaskan bahwa proses penanganan dan identifikasi selanjutnya telah diserahkan kepada pihak berwenang.
“Saat ini kedua mayat masih dalam proses identifikasi oleh pihak kepolisian. Mengingat identitasnya yang belum diketahui, kami mengimbau kepada masyarakat luas, khususnya di wilayah Bangka Selatan dan sekitarnya, yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor atau berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan RSUD Bangka Selatan guna membantu kelancaran proses identifikasi”, pungkas Mikel. (rel)
Sahabat ...
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online www.aksarapradiva.com, update informasinya juga selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook dan Instagram ...
Kami juga memiliki Channel Youtube, Tiktok, untuk menyajikan informasi dalam format visual ...
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website media kami …











