BELITUNG TIMUR, pradivanews.com – Operasi pasar murah bersubsidi yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), bekerjasama dengan Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Perdagangan Kabupaten Beltim, diserbu ratusan warga masyarakat.
Masyarakat yang datang dan rela antri berjam-jam untuk mendapatkan kupon, menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk memperoleh paket sembako tersebut. Bahkan ada puluhan masyarakat dari jauh sengaja datang ke Pantai Nyiur Melambai Kecamatan Manggar, hanya sekedar untuk memperoleh paket sembako.
Salah seorangnya Ani (30) warga asal Pulau Batun Desa Tanjung Kelumpang, Kecamatan Simpang Pesak ini mengungkapkan dirinya sudah antri sejak pukul 06.00 pagi, agar dapat kebagian kupon untuk pembelian paket sembako yang dijual dalam kegiatan operasi pasar murah bersubsidi tersebut.
- BERITA TERKAIT: Sebanyak 4000 Paket Sembako Habis Terjual Dalam Operasi Pasar Murah Bersubsidi Pemprov Babel
“Kalau saya datang dari jam 6 tadi, pas belum ada orang sudah menunggu. Biar pasti dapat kuponnya”, kata Ani kepada Diskominfo Beltim di lokasi kegiatan operasi pasar murah bersubsidi di Pantai Nyiur Melambai Desa Lalang, Kecamatan Manggar, Rabu (06/09/2023).
Ani bersama 5 keluarganya ini mengaku antusias, karena harga paket sembako yang dijual sangat murah dan selisih harganya jauh dari harga pasar. Apalagi menurutnya, saat ini harga beras dan kebutuhan lainnya mengalami kenaikan harga.
“Kami kan nelayan pulau, apalagi suami sudah tidak pulang berbulan-bulan melaut. Makanya dengan harga sembako segini kami benar-benar terbantu”, sebut Ani.
- BACA JUGA: Operasi Zebra Menumbing Digelar Selama 14 Hari, Ada 12 Sasaran Penindakan Pelanggaran Lalu Lintas
Sementara itu Anggota DPRD Provinsi Babel, Nata Sumitra yang turut serta melakukan monitoring kegiatan, mengusulkan agar untuk kedepannya paket-paket sembako dapat dibagi dalam jumlah kecil. Sehingga akan semakin banyak warga yang kebagian.
“Ini kan paketnya besar-besar kayak beras 20 kilogram. Kedepannya dibagi lagi jadi paket kecil, misalnya 5 kilogram beras, gula dua kilo dan seterusnya, agar semakin banyak warga yang bisa mendapatkan, kan bisa jadi jumlah paketnya 8000 ribuan”, imbuh Nata.
Anggota Komisi II DPRD Provinsi Babel ini menyatakan dirinya akan terus mengawal kegiatan serupa. Hal ini agar kegiatan yang bermanfaat tersebut dapat terus dilaksanakan oleh dinas terkait. Apalagi menurutnya masyarakat Kabupaten Beltim sangat terdampak, jika ada kenaikan harga akibat cuaca maupun faktor lainnya.
“Masyarakat sangat terbantu, apalagi saat angin kencang seperti ini. Kita ingin kegiatan seperti ini rutin dilaksanakan”, pungkas Nata. (rel)
BACA JUGA:
- Suganda Sempatkan Diri Sambangi Unit Siaga SAR Toboali
- Puluhan Wanita Dari Beberapa Negara Ikuti Yoga Trip to Leebong
Sahabat …
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online pradivanews.com, yang update informasinya selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook Sahabat pradivanews…
Kami juga memiliki Channel Youtube, untuk menyajikan informasi dalam format visual…
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website kami…
Sahabat ...
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online www.aksarapradiva.com, update informasinya juga selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook dan Instagram ...
Kami juga memiliki Channel Youtube, Tiktok, untuk menyajikan informasi dalam format visual ...
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website media kami …








