BELITUNG TIMUR, aksarapradiva.com – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) memiliki peran yang sangat penting dalam menyediakan air bersih bagi masyarakat luas. Sebab, ketersediaan dan kemudahan akses air bersih menjadi salah satu indikator utama dari kesejahteraan dan kesehatan masyarakat.
Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah Kabupaten Belitung Timur (Sekda Beltim) Mathur Noviansyah, Selasa tanggal 30 Juli 2024, saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengenalan Penerapan Manajemen Risiko Pada Perusahaan Umum Daerah Air Minum di wilayah Kepulauan Bangka Belitung (Babel), yang berlangsung di Hotel Guest Manggar, Kabupaten Beltim.
“Saat ini, tantangan dan resiko dalam pengelolaan air minum semakin kompleks, mulai dari resiko operasional, finansial, hingga resiko lingkungan yang dapat mempengaruhi kinerja Perumda”, sebut Mathur.
- BACA JUGA: Menang di Tingkat Kabupaten, Tim Penggerak PKK Akan Wakili Babel di Lomba Tingkat Nasional
Mathur mengapresiasi Perpamsi Provinsi Babel yang telah menyelenggarakan Bimtek Pengenalan Penerapan Manajemen Risiko, sebagai upaya untuk memastikan pelayanan air minum yang berkualitas dan berkelanjutan. Diharapkan para peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kemampuan dalam mengidentifikasi, menganalisis, dan mengelola resiko-resiko yang akan muncul.
“Manajemen resiko dalam pengelolaan Perumdam menjadi sangat krusial untuk memastikan pelayanan air minum yang berkualitas dan berkelanjutan”, kata Mathur.
Terpisah, Ketua Pengurus Daerah Perpamsi Babel Najamuddin mengungkapkan hasil audit kinerja tahun 2023 dari BPKP Provinsi Babel, pencapaian Perumdam di wilayah Babel sangat sehat dan berkembang sangat pesat, termasuk penilaian dari Kemendagri.
“Perumdam Pelangi Timur Beltim, Perumdam Bangka Tengah, Perumdam Batu Mentas Belitung, Perumdam Tirta Bangka, Perumdam Sejiran Setason, menunjukkan pencapaian yang sangat sehat dan sangat pesat”, ungkap Najamudin.
- BACA JUGA: Sekcam Kelapa Kampit Optimis Tingkat Partisipasi Pemilih Pada Pilkada 2024 Akan Meningkat
Dijelaskan Najamudin, Bimtek Pengenalan Penerapan Manajemen Risiko dilaksanakan sebagai upaya perusahaan untuk terus meningkatkan kinerja dan profesionalisme dalam pengelolaan risiko di perusahaan.
Najamudin berharap peserta memiliki komitmen yang kuat dan konsisten untuk sungguh-sungguh mendalami pengetahuan dan kompetensi, sehingga para pengelola Perumdam mampu mengimplementasikan praktik manajemen resiko yang baik dalam operasional sehari-hari.
“Bimtek ini dilaksanakan untuk meningkatkan kinerja Perumdam di Babel menjadi kondisi lebih sehat”, tukas Najamuddin.
Selain dihadiri Ketua Pengurus Daerah Perpamsi Babel Najamuddin, Bimtek Pengenalan Penerapan Manajemen Risiko juga dihadiri para Direktur Perumdam di wilayah Provinsi Babel, termasuk Direktur Perumdam Pelangi Timur M. Zubair, narasumber dari BPKP perwakilan Provinsi Babel dan para peserta. (rel)
Editor : Yudi AB
Sahabat …
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online www.aksarapradiva.com, update informasinya juga selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook dan Instagram …
Kami juga memiliki Channel Youtube, Tiktok, untuk menyajikan informasi dalam format visual …
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website media kami …
Sahabat ...
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online www.aksarapradiva.com, update informasinya juga selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook dan Instagram ...
Kami juga memiliki Channel Youtube, Tiktok, untuk menyajikan informasi dalam format visual ...
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website media kami …










