Marlon mengatakan selain dari dokumen kinerja pemerintah daerah, penilaian akan dilakukan melalui survei dengan responden yang terdiri dari pejabat di daerah, akademisi dan tokoh masyarakat.
“Dari kuisioner nanti kita sebar minimal 100 kuisiner. Baik dari akademisi, ASN, tokoh masyarakat dan kluster lainnya yang akan menilai kepemimpinan kepala daerah”, sebut Marlon.
Baca Juga: Malam Regsosek, Tim Hanya Menemukan Satu Orang Tunawisma
Jika terpilih sebagai Kepala Daerah Terbaik, Kementerian Dalam Negeri akan bersurat ke Kementerian Keuangan RI untuk memberikan dana insentif bagi keuangan daerah.
“Jika Pak Bupati termotivasi untuk meningkatkan kinerjanya, sehingga rata-rata kinerjanya 80 persen ke atas akan dapat nilai terbaik. Kalau nominalnya nanti Kementerian Keuangan yang tahu”, kata Marlon.
Minta Kerjasama dan Dukungan Seluruh Pihak
Sementara itu Bupati Beltim Burhanudin (Aan) mengatakan, pengukuran IKKD penting dilakukan dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik dan efektifitas penyelenggaraan pemerintahan.
“Beberapa yang jadi indikator kepemerintahan efektif yakni tertarik dengan persepsi pelayanan pubik, kualitas aparat pemerintah, independensi politik, pelayanan publik, pelaksanaan kebijakan serta komitmen pemerintah terhadap sebuah kebijakan”, ujar Aan.
Sahabat ...
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online www.aksarapradiva.com, update informasinya juga selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook dan Instagram ...
Kami juga memiliki Channel Youtube, Tiktok, untuk menyajikan informasi dalam format visual ...
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website media kami …








