Dikatakan Yulhaidir, penguatan terhadap remaja ini penting, karena selain melakukan penanganan terhadap stunting atau pun dampak pada resiko stunting, juga merupakan inovasi untuk menekan stunting.
“Penguatan pada resiko stunting di remaja itu bermacam, selain BKR penguatan dukungan penuh penguatan GenRe di tingkat desa. GenRe ini sebagai konselor informasi sebaya yang secara informasi maupun formal dan Informal”, terang Yulhaidir.
Lebih lanjut Yulhaidir menambahkan, gerakan ini lebih kepada pemberdayaan masyarakat. Semua lini masyarakat diharapkan dapat berperan aktif untuk sama-sama membantu percepatan penurunan stunting.
“Dengan pengukuhan GenRe ini, mereka kita harapkan dapat menjadi pionir di desa-desa, lewat peningkatan kreatifitas remaja, sehingga menjadi berkualitas. Tujuan akhirnya angka perknikahan usia dini menurun, yang otomatis juga akan berdampak pada penurunan stunting”, pungkas Yulhaidir. (rel)
BACA JUGA:
- Kenaikan Pangkat PNS Dari Dua Periode Mulai Diberlakukan Menjadi Enam Periode
- Dukung Program Desa Percontohan Anti Korupsi, Kades Mekar Jaya Tandatangani Fakta Integritas Komitmen Anti Korupsi
Sahabat …
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online pradivanews.com, yang update informasinya selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook Sahabat pradivanews…
Kami juga memiliki Channel Youtube, untuk menyajikan informasi dalam format visual…
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website kami…
Sahabat ...
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online www.aksarapradiva.com, update informasinya juga selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook dan Instagram ...
Kami juga memiliki Channel Youtube, Tiktok, untuk menyajikan informasi dalam format visual ...
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website media kami …











