BELITUNG TIMUR, aksarapradiva.com – Sebanyak 38 santri Rumah Qur’an Kampong Gunong Kecamatan Manggar, Minggu 20 Juli 2025, mengikuti Wisuda Tahfidz Al-Qur’an Tahun 2025 di Gedung Auditorium Zahari MZ Manggar, Kabupaten Belitung Timur.
Wisuda Tahfidz Al-Qur’an ini dihadiri tamu undangan yang mewakili instansi pembina pendidikan Al-Qur’an, organisasi masyarakat, tokoh agama, tokoh pendidikan, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, serta para wali santri dan keluarga. Kehadiran tamu undangan ini sebagai bentuk kebersamaan dan dukungan moril terhadap pengembangan pendidikan Al-Qur’an.
Acara wisuda tersebut juga diisi dengan penampilan para santri pada setiap level, uji hafalan dari tamu undangan kepada santri yang lulus dengan predikat MUMTAZ, dan penyematan mahkota kepada orang tua oleh seluruh santri sebagai bentuk pengingat bahwa perjuangan menghafal Al-Qur’an adalah jalan menuju mahkota kemuliaan kelak di akhirat.
Ketua Rumah Qur’an Kampong Gunong, Ustadz Hanafi, S.E., M.Si., CGAE mengungkapkan jumlah santri yang mengikuti wisuda terbagi dalam empat level berdasarkan capaian hafalan. Pada level 1 dengan target hafalan Juz 30 dan pengenalan huruf diikuti 11 santri.
Level 2 dengan dengan target hafalan Juz 30 dan Juz 29 serta belajar membaca Al Quran diikuti 7 santri. Level 3 dengan target hafalan 5 Juz yakni Juz 1, Juz 2, Juz 3, Juz 29, dan Juz 30 diikuti 12 santri. Dan pada level 4 dengan hafalan lebih dari 5 Juz yakni antara 6 Juz hingga 9 juz diikuti 8 santri.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari program tahunan, yang digelar sebagai bentuk apresiasi terhadap pencapaian santri dalam menghafal Al-Qur’an. Memang ada beberapa santri yang harusnya diwisuda, tapi tidak hadir karena telah melanjutkan pendidikan ke berbagai pondok pesantren di luar daerah seperti Bogor, Yogyakarta, dan Tanjungpandan, atau karena alasan pribadi”, ungkap Hanafi melalui rilisnya, Senin 21 Juli 2025.
Menurut Hanafi, saat ini jumlah santri aktif di Rumah Qur’an Kampong Gunong sebanyak 114 orang. Dimana 61 santri tersebut saat ini sedang mengikuti program tahfidz anak dan 53 santri remaja yang sedang mengikuti program tahsin dan tahfidz.
Sejak didirikan pada April 2019, Rumah Qur’an Kampong Gunong mengusung visi membangun budaya cinta Al-Qur’an di tengah masyarakat. Program unggulan lembaga ini yaitu pembelajaran tahfidz usia dini dengan menggunakan Metode Tabarak yang dikembangkan oleh Syaikh Kameel Al-Laboudy dari Mesir.
“Metode ini menitikberatkan pada optimalisasi daya pendengaran anak, sebagai sarana utama dalam menghafal Al-Qur’an, bahkan sebelum anak bisa membaca. Efektivitas metode ini terbukti dari capaian beberapa santri kami seperti Hafiz, Abiyu, Naila, dan Inas, yang telah mampu menghafal hingga 9 Juz Al-Qur’an pada usia sekolah dasar”, sebut Hanafi.
“Hal ini juga menunjukkan bahwa dengan pendekatan yang tepat, serta peran aktif orang tua dan lingkungan, proses menghafal Al-Qur’an dapat dimulai lebih awal, dan tetap berjalan selaras dengan pendidikan formal anak. Jadi, wisuda bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan momentum reflektif untuk memperkuat komitmen menjaga hafalan Al-Qur’an”, tambah Hanafi.
Selain kegiatan pembelajaran rutin, Rumah Qur’an Kampong Gunong juga aktif dalam pengembangan prestasi santri. Pada tahun 2024, lembaga ini mengikutsertakan santri dalam Seleksi Tahfidz Tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk kategori 5 Juz.
Kemudian pada Oktober 2024, lembaga ini juga menjadi inisiator kegiatan Mushabaqah Hifzil Quran (MHQ) tingkat anak se-Kecamatan Manggar yang diikuti 53 peserta. Dan pada Juni 2025, sejumlah santri berpartisipasi dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) tingkat Kabupaten, mewakili cabang tilawah, tartil, dan hifzil.
Hanafi menekankan bahwa secara bahasa “hafidz” tidak hanya bermakna sebagai penghafal, tetapi lebih mendalam sebagai penjaga yang senantiasa merawat hafalannya hingga akhir hayat. Oleh karena itu, peran orang tua sangat signifikan dalam membangun kebiasaan Qur’ani di rumah, seperti membiasakan tilawah bersama anak setelah Subuh dan Maghrib.
Lebih lanjut Hanafi menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada seluruh panitia, pengurus, serta para pengajar, yang telah mencurahkan waktu dan tenaga dalam mendampingi para santri Rumah Qur’an Kampong Gunong.
“Semoga kontribusi mereka menjadi bagian dari amal jariyah yang terus mengalir. Dan semoga Rumah Qur’an Kampong Gunong dapat terus berkomitmen untuk tumbuh dan menjadi pusat pembelajaran Al-Qur’an, yang melahirkan generasi-generasi penjaga Kalamullah di masa depan”, pungkas Hanafi. (rel)
- BACA JUGA: Pemprov Babel Komitmen Tangani Kasus PMI Non-Prosedural di Sektor Judi Online dan Scam Secara Serius
Sahabat ...
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online www.aksarapradiva.com, update informasinya juga selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook dan Instagram ...
Kami juga memiliki Channel Youtube, Tiktok, untuk menyajikan informasi dalam format visual ...
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website media kami …








