10 UMKM di Beltim Menang Lomba Wirausaha Pemula dan Disabilitas Berdaya serta Lomba Kelembagaan Usaha Kecil Mandiri Tingkat Provinsi

Pria yang sehari-hari berjualan dan menggiling ikan di Pasar Lipat Kajang Manggar ini juga mulai menekuni usaha beternak madu trigona sejak tahun 2019 lalu. Lewat usaha sampingannya ini ia sudah memperoleh omset rata-rata Rp 3 juta per bulan.

“Awalnya madu trigona ini hanya untuk mengobati maag saya yang sudah kronis. Karena bermanfaat, saya pun diajak beternak untuk membantu orang agar merasakan maanfaatnya”, sebut Giar yang juga mengaku pemasaran madunya sudah menjangkau Singapura dan Malaysia.

“Dinas (Tenaga Kerja, Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah-red) sudah banyak membantu dan mendampingi kami, terutama dalam mengurus legalitas. Bahkan dalam waktu dekat kami akan menerima bantuan alat untuk memanen madu juga”, pungkas Giar.

Sementara itu, Yulianto pemilik usaha Penjahit Sahabat yang meraih predikat Juara II Lomba Disabilitas Berdaya Kategori Pemasaran Terbaik menuturkan, meskipun sebagai penyandang disabilitas sejak lahir, namun ia tetap optimis dalam menjalani hidup dengan terus berusaha dan berkarya.

“Awalnya pemasaran lewat mulut ke mulut, orang di kampung (Desa Selinsing) memang sudah banyak yang kenal. Baru beberapa tahun belakangan ini mulai lewat Media Sosial”, tutur Yulianto usai Silaturahmi dengan Bupati Beltim Burhanudin di ruang kerjanya, Kamis (20/07/2023).

Ayah satu anak ini mengatakan teknik pemasaran usahanya dengan cara menfoto hasil jahitan baik berupa seragam kantoran, sekolah atau pun batik. Kemudian foto-foto tersebut disebarluaskan melalui media sosial Facebook maupun Instagram.

“Lumayanlah pemesannya, kalau dulunya hanya orang di kampung sekarang agak luas. Rata-rata omsetnya saat ini sekitar Rp 3 juta per bulan”, kata Yulianto yang mengaku mulai merintis usahanya sejak 27 tahun lalu di Dusun Selumar Desa Selinsing Kecamatan Gantung.

Yulianto mengaku hadiah sebagai pemenang lomba yang diterimanya sebesar Rp 17,5 juta tersebut akan dipergunakan untuk menambah modal usaha, baik menambah peralatan maupun barang jualan di tempatnya menjahit.

“Saya belikan bahan-bahan pakaian, benang, kancing dan juga resleting. Jadi pas orang datang ke tempat saya bisa langsung beli”, sebut Yulianto, sambil mengucapkan terima kasih atas bimbingan dan bantuan dari Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UMKM Kabupaten Beltim yang sudah banyak berkontribusi dalam pengembangan usahanya. (rel)

BACA JUGA:


Sahabat
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online pradivanews.com, yang update informasinya selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook Sahabat pradivanews

Kami juga memiliki Channel Youtube, untuk menyajikan informasi dalam format visual…
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website kami…


Sahabat ...
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online www.aksarapradiva.com, update informasinya juga selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook dan Instagram ...

Kami juga memiliki Channel Youtube, Tiktok, untuk menyajikan informasi dalam format visual ...
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website media kami …