Penanganan pengaduan WBS dilaksanakan berdasarkan prinsip cepat dan tepat, komunikatif, rahasia, akurat, itikad baik, proteksi yang cukup dan tidak diskriminatif. Sehingga Ia berharap aplikasi ini dapat digunakan sebaik-baiknya oleh pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Beltim.
“Harapan kami aplikasi ini bisa digunakan sebaik-baiknya dalam melakukan pencegahan dan pengendalian dugaan tindak pidana korupsi. Mari kita sama-sama menjaga diri kita masing-masing untuk menghindari sikap koruptif, jadilah ASN yang jujur dan berintegritas demi mewujudkan visi Beltim Bangkit dan Berdaya”, tukasnya.
Sementara itu, Wabup Beltim Khairil Anwar menghimbau kepada seluruh ASN dan Calon CASN di lingkungan Pemkab Beltim untuk tidak segan-segan menggunakan aplikasi WBS jika mengetahui adanya indikasi tindak pidana korupsi.
“Kepada seluruh ASN jangan takut dan segan menggunakan aplikasi WBS ini, jika menemukan atau melihat hal yang tidak wajar yang mengarah ke tipikor karena berdasarkan Peraturan Bupati Belitung Timur Nomor 45 Tahun 2020, tentang Tata Cara Penanganan Pengaduan Dugaan Tindak Pidana Korupsi”, tegas Khairil.
Dikatakan Khairil, aplikasi WBS tersebut memiliki prinsip rahasia artinya semua pengaduan yang masuk ke dalam sistem tersebut bersifat rahasia. Ia juga berharap dengan adanya aplikasi WBS dapat mempermudah pegawai dalam melaporkan pelanggaran yang terjadi guna mencegah dan memberantas tindak korupsi di lingkungan Pemkab Beltim, dalam rangka mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme.
“Semua pengaduan yang masuk ke dalam sistem ini bersifat rahasia, termasuk identitas Whistleblower atau pelapor, yang penting pengaduan harus memiliki maksud dan tujuan baik serta tidak berdasarkan dendam atau orientasi tertentu untuk mengadukan perbuatan seseorang”, pungkas Khairil. (alr)
BACA JUGA:
- Tekan Stunting dan Angka Kematian Ibu Melalui Gerakan Bumil Sehat
- Warga Beltim Antusias Membeli Paket Sembako di Pasar Murah
- Rekruitmen PPS Untuk Pemilu 2024, Masih Terdapat Tiga Desa di Beltim Tanpa Peminat
Sahabat, ikutin terus perkembangan informasi yang disajikan media online pradivanews.com, dan jangan lupa untuk meng-klik tombol suka dan mengikuti Pradiva News di Fanpage Facebook agar sahabat tidak ketinggalan informasi yang baru saja kami update …
Caranya mudah, dengan sahabat meng-klik link Fanpage Facebook berwarna hijau ini, maka sahabat akan masuk ke halaman Fanpagenya Pradiva News di Facebook …
Kami juga memiliki Channel Youtube, untuk melihatnya sahabat bisa meng-kliknya langsung .. Maka sahabat akan masuk ke channel group kami yang menyajikan informasi dalam format visual .. Trusss, jangan lupa like dan subscribe yaaa …
Yuuk sahabat klik sekarang juga …
Sahabat ...
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online www.aksarapradiva.com, update informasinya juga selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook dan Instagram ...
Kami juga memiliki Channel Youtube, Tiktok, untuk menyajikan informasi dalam format visual ...
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website media kami …









