BELITUNG, aksarapradiva.com – Kabag Ops Polres Belitung Kompol Deddy Nuary memimpin kegiatan sosialisasi dengan mengusung tema Stop dan Bubarkan Aktivitas Geng Motor serta kampanye Anti-Bullying di SMA Muhammadiyah Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.
Hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Aldi Kurniawan, para pengurus Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Belitung, serta para tenaga pendidik SMA Muhammadiyah.
Dalam sambutannya, Kompol Deddy Nuary menekankan bahwa geng motor bukan sekedar kelompok biasa, karena sering terlibat dalam tindakan kriminal dan meresahkan masyarakat. Oleh karena itu, pihak kepolisian mengajak para pelajar untuk tidak terlibat dalam aktivitas geng motor dan segera melaporkan jika mengetahui adanya indikasi tindakan yang mengganggu ketertiban umum.
“Kami ingin para pelajar memahami bahwa geng motor bukanlah gaya hidup yang keren, tetapi justru berbahaya. Selain itu, bullying di lingkungan sekolah juga harus dihentikan. Kami berharap kalian semua bisa menjadi agen perubahan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman”, ungkap Kompol Deddy Nuary.
Sementara itu, Sekretaris Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Aldi Kurniawan menyampaikan apresiasi atas inisiatif Polres Belitung dalam memberikan edukasi kepada pelajar. Menurutnya, kolaborasi antara kepolisian dan lembaga pendidikan sangat penting dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak dan bertanggung jawab.
“Kegiatan ini sangat positif, karena anak-anak kita harus diberikan pemahaman sejak dini tentang bahaya geng motor dan dampak buruk bullying. Muhammadiyah mendukung penuh upaya kepolisian dalam menjaga keamanan di lingkungan pendidikan”, kata Aldi Kurniawan.
Kegiatan sosialisasi tersebut juga diisi dengan diskusi interaktif antara kepolisian dan pelajar. Para pelajar diberikan kesempatan untuk bertanya serta berbagi pengalaman terkait permasalahan yang mereka hadapi di sekolah. Beberapa pelajar mengaku lebih memahami bahwa bullying tidak hanya menyakiti secara fisik, tetapi juga berdampak pada mental korban.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan para pelajar memiliki kesadaran akan pentingnya menjaga ketertiban dan menjauhi perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Kegiatan ini menjadi langkah nyata Polres Belitung dalam membangun kesadaran hukum sejak dini serta mendorong peran aktif pelajar dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan kondusif. (rel)
Editor : Yudi AB
Sahabat ...
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online www.aksarapradiva.com, update informasinya juga selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook dan Instagram ...
Kami juga memiliki Channel Youtube, Tiktok, untuk menyajikan informasi dalam format visual ...
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website media kami …














