Pimpin Jum’at Keliling, Wakapolda Babel Ajak Masyarakat Bentengi Generasi Muda Dari Kenakalan Remaja dan Hindari Hoaks

BANGKA BELITUNG, aksarapradiva.com – Wakapolda Bangka Belitung (Babel) Brigjen Pol Murry Mirranda, Jum’at 30 Oktober 2026, memimpin langsung kegiatan Jum’at Keliling di Masjid Al-Khosiyun Semabung Lama, Kota Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung.

Dalam kesempatan tersebut, Brigjen Pol Murry Mirranda yang didampingi sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Babel menyampaikan bahwa Polda Babel rutin menggelar kegiatan kemasyarakatan setiap minggu.

Kegiatan yang dimaksud meliputi Jum’at keliling, Subuh Keliling, Minggu Kasih, pengaturan lalu lintas, hingga program polisi peduli pendidikan. Semua itu merupakan program yang digagas oleh Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto.

“Kegiatan-kegiatan ini kita laksanakan untuk mencari solusi atas setiap permasalahan yang dihadapi masyarakat”, ungkap Brigjen Pol Murry di hadapan para jamaah Masjid Al-Khosiyun Semabung Lama.

Lebih lanjut Brigjen Pol Murry menyoroti pentingnya menjaga pergaulan generasi muda di Provinsi Babel, khususnya dalam mencegah perkelahian, tawuran, dan kekerasan di lingkungan sekolah. Ia mengajak seluruh jamaah dan elemen masyarakat untuk bersama-sama menyelamatkan pelajar dari ancaman kenakalan remaja.

Brigjen Pol Murry mengatakan, pada pekan sebelumnya Polda Babel juga sudah menyampaikan pesan terkait bahaya narkoba dan perundungan atau bullying di beberapa tempat.

“Anak-anak kita adalah masa depan bangsa. Jangan biarkan cita-cita mereka hancur hanya karena emosi sesaat, terprovokasi pergaulan, atau terlibat aksi tawuran dan kekerasan di sekolah. Tugas utama pelajar adalah menuntut ilmu dan membanggakan orang tua”, tegas Brigjen Pol Murry.

Menurut Brigjen Pol murry, benteng utama untuk mencegah hal itu adalah kolaborasi kuat antara orang tua, sekolah, dan guru untuk membangun budaya ramah anak, menolak segala bentuk perundungan, serta memperkuat edukasi karakter.

Ia mengingatkan, perbedaan identitas sekolah atau kelompok pertemanan hingga saling ejek tidak boleh menjadi alasan untuk melakukan kekerasan.

“Tidak ada kebanggaan dalam tawuran, tidak ada bangganya menyakiti orang lain, dan tidak ada masa depan yang baik yang diselesaikan dengan kekerasan”, kata Brigjen Pol Murry.

Selain menyoroti masalah kenakalan remaja, Brigjen Pol Murry juga menyoroti literasi digital. Ia berpesan agar warga tidak mudah percaya pada informasi yang belum terbukti kebenarannya. Masyarakat diminta untuk menerapkan prinsip saring sebelum sharing.

“Masyarakat harus bijak dalam bermedia sosial, jangan mudah percaya dengan informasi yang belum terbukti kebenarannya, sehingga kita tidak mudah untuk dipecah belah oleh isu-isu atau berita hoaks”, tukas Brigjen Pol Murry.

Menutup arahannya, Brigjen Pol Murry mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk saling peduli dan menjaga lingkungan sekitar demi terciptanya situasi yang aman, damai, dan kondusif di Provinsi Babel. (rel)


Sahabat ...
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online www.aksarapradiva.com, update informasinya juga selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook dan Instagram ...

Kami juga memiliki Channel Youtube, Tiktok, untuk menyajikan informasi dalam format visual ...
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website media kami …