Hadi Adjin juga berpesan agar Kades terpilih memegang Amanah, tanggung jawab bukan Anugerah yang diartikan sebagai keberuntungan (mumpung jadi Kades), sehingga jabatan Kades digunakan untuk mendapatkan dunia dengan seenak- enaknya.
“Kondisi dunia sekarang ini, yang oleh para ulama disebut masa akhir zaman, terjadi banyak godaan, fitnah, baik yang bersumber dari dalam maupun dari luar. Faktor-faktor inilah yang menimbulkan kedzoliman”, sebut Hadi Adjin.
Terkait hal tersebut, Hadi Adjin menjelaskan bahwa Kades memiliki Cupu dan tanda tangan (kewenangan), maka apabila kewenangan itu disalahgunakan, artinya Kades telah berbuat dzolim.
“Kenapa timbul kedzoliman ini? Salah satunya adalah kita kurang paham atau tidak tertib, tidak beradab baik tertib adab dan hukum negara. Karena itulah tolong Kades-Kades jangan mansur, maksudnya dilakukan sendiri, tidak terbuka”, jelas Hadi Adjin.
BACA JUGA: Apdesi Belitung Datangi Kabid PMD, Guna Luruskan Informsi Tempat Pelantikan Kades Terpilih
Menurutnya, secara internal ada staff (Sekdes, Bendahara, Kasi-Kasi dan BPD) yang harus dilibatkan semuanya, mulai dari aspek perencanaan sampai dengan pengawasannya. Selain itu juga melibatkan pengurus Lembaga Adat Desa, Dukun, Tokoh Agama dan Lebai (Tungkuk Tige)
“Bangun, dorong kesadaran kepada masyarakat untuk tidak menambang timah illegal/tidak tertib dan jaga kelestarian lingkungan alam sekitar. Tegaskan bahwa fokus pembangunan kabupaten Belitung yaitu sektor pariwisata, Perikanan, Kelautan, Perkebunan, Industri dan Jasa”, paparnya.
Berkaitan dengan lahan tersebut, Hadi Adjin menyarankan untuk dilakukan sistem kontrak, dengan demikian lahan tersebut akan tetap menjadi milik desa atau masyarakat, sehingga masyarakat pun tidak akan cepat untuk menjual lahannya.
“Jaga lahan kita, kondisinya sudah sangat terbatas. Jangan royal menjual lahan, melepas lahan dalam skala besar”, pesannya.
Sahabat ...
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online www.aksarapradiva.com, update informasinya juga selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook dan Instagram ...
Kami juga memiliki Channel Youtube, Tiktok, untuk menyajikan informasi dalam format visual ...
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website media kami …














