Oleh : Edyar (Kepala Desa Pulau Seliu)
PULAU SELIU secara administrasi masuk dalam wilayah Desa Pulau Seliu, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Di dalam peta saat ini, secara geografis Pulau Seliu terletak di bagian barat daya Pulau Belitong.
Nama Pulau Seliu sudah sangat lama dikenal oleh masyarakat luas, baik itu karena keindahan pulau dan pantainya, atau karena hasil buminya, atau karena hasil lautnya, atau karena ketenaran group musiknya, atau bahkan karena pesona wajah serta keramah tamahan penduduknya.
Pulau Seliu ini memiliki sejarah yang panjang. Bahkan namanya lebih dulu dikenal dibandingkan pulau-pulau lain yang ada di sekitaran Pulau Belitong. Hal tersebut dibuktikan dengan berbagai fakta sejarah yang ada.
Dalam peta Pulau Sumatera tahun 1728, nama Pulau Seliu sudah tercatat dan ditulis dengan nama “P. Hio of Leo”. Sedangkan Pulau Belitong sendiri belum tergambar secara sempurna dalam peta tersebut.
Kemudian pada tahun 1753, muncul peta serupa yang sudah diberi pewarnaan. Dalam peta berwarna tersebut, terlihat kesan aneh karena Pulau Seliu dan Pulau Belitulong diberi warna yang berbeda.
Dalam peta berwarna tahun 1753 tersebut, Pulau Seliu diberi warna biru muda, mirip seperti warna Pulau Bangka, pantai barat Kalimantan, dan sebagian wilayah di sepanjang sungai Musi, Palembang.
Sedangkan Pulau Belitong diberi warna coklat muda dengan garis tepi warna merah yang mirip seperti penggambaran wilayah pantai timur Sumatera. Apakah perbedaan warna tersebut menunjukkan perbedaan teritorial?
- BACA JUGA: Sejak Abad ke-7 Pulau Seliu Sudah Menjadi Bagian Dari Jalur Pelayaran Para Pedagang Dunia
Kalau benar, maka bisa diartikan Pulau Seliu dan Pulau Belitong berada dalam otoritas yang berbeda pada masa itu. Namun perlu dilakukan penelitian lebih mendalam, untuk mengkaji hal tersebut.
Pada peta Pulau Belitong tahun 1856, pewarnaan kedua pulau tersebut sudah tampak sama. Dimana dalam peta tersebut, Pulau Seliu ditulis dengan nama “P. Slioe”.
Kemudian memasuki abad ke-20, gambaran Pulau Seliu sudah dibuat semakin detil. Hal ini tampak dalam peta wilayah barat Pulau Belitong tahun 1910, yang namanya ditulis “Selioe”. Letak pemukiman di Pulau Seliu dalam peta tersebut tampak berada di sisi timur laut, sesuai seperti yang bisa kita jumpai saat ini.
Selain itu, dalam peta tersebut kita juga bisa melihat nama dan letak Tanjung Marang Bulo yang ditulis “Tg.Marang Bolo”. Seperti diketahui, Tanjung Marang Bulo merupakan salah satu objek wisata pantai yang indah di Desa Pulau Seliu yang terbagi menjadi dua dusun, yakni Dusun Seliu I dan Dusun Seliu II.
Menurut pengamatan petabelitung.com, diketahui bahwa peta tahun 1910 tersebut merupakan peta yang paling detil menggambarkan kondisi Pulau Seliu di abad ke-20.
Sebab, pada peta-peta selanjutnya tampak hanya menggambar kondisi geografis tanpa menunjukkan letak pemukiman dan nama setiap tanjung yang ada di Pulau Seliu tersebut. Hal ini dapat dilihat pada gambaran peta tahun 1946.
Demikianlah sejarah singkat nama Pulau Seliu dari abad ke-18 hingga abad ke-20, berdasarkan fakta yang termuat dalam peta-peta yang penulis sebutkan di atas. Masih banyak sejarah menarik lainnya dari Pulau Seliu ini. Semoga sejarah-sejarah tersebut dapat kami sajikan melalui tulisan berikutnya. (*)

Sahabat ...
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online www.aksarapradiva.com, update informasinya juga selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook dan Instagram ...
Kami juga memiliki Channel Youtube, Tiktok, untuk menyajikan informasi dalam format visual ...
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website media kami …










