BELITUNG TIMUR, aksarapradiva.com – Badan Kesbangpol Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Selasa 03 Desember 2024, menggelar Workshop Sinergitas dan Optimalisasi Penanganan Konflik Sosial di Gedung Serba Guna SMA Negeri 1 Manggar, Kabupaten Beltim.
Workshop yang berlangsung sehari tersebut menghadirkan dua narasumber, yakni Bupati Beltim Burhanudin dan Kasubdit Fasilitasi Penanganan Konflik Sosial, Kementerian Dalam Negeri Anug Kurniawan.
Dalam paparannya, Anug Kurniawan mengingatkan potensi konflik yang bisa terjadi saat tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak. Dimana, di beberapa daerah potensi tersebut sangat besar terjadi.
“Yang harus kita perhatikan adalah dampak dari Pilkada serentak. Kita berharap masyarakat di sini supaya tidak terpengaruh, akan isu ini, di situ yang terpenting”, kata Anug.
Untuk itu Anug menghimbau agar Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dapat saling menjaga stabilitas daerah dan terus berkoordinasi untuk potensi konflik yang mungkin timbul pada Pilkada Serentak.
“Kalau saya melihat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, terutama di Kabupaten Beltim ini kondisi stabilitas dan secara umum terjaga. Nah kami berharap ini bisa terus dijaga, kita yakin InShaaAllah Belitung Timur aman”, sebut Anug.
Anug mengakui jika Kemendagri tidak melakukan penilaian secara langsung terhadap potensi konflik ekses Pemilu maupun Pilkada. Namun menggunakan variabel data dari hasil analisa dan penilaian dari Bawaslu RI dan TNI/Polri.
“Titik berat kami kemarin hanya di daerah Papua secara umum. Memang secara umum Papua aman, tapi yang masih ada potensi masalah di Papua Pegunungan”, ungkap Anug.
Sementara itu, Bupati Beltim Burhanudin (Aan) menekankan tentang sinergitas Forkopimda dalam mengantisipasi konflik sosial. Dimana Forkopimda memiliki peran krusial dalam upaya pencegahan dan penanganan konlik sosial.
“Yang pertama harus ada penguatan sinergi. Meningkatkan koordinasi dan komunikasi antar sesama anggota Forkopimda untuk penanganan konflik yang lebih efektif”, ujar Aan.
Yang kedua, menurut Aan adalah melakukan pengembangan kapasitas untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan anggota Forkopimda dalam manajemen konflik sosial.
“Dengan optimalisasi peran Forkopimda dan pendekatan yang holistik, diharapkan penanganan konflik dapat lebih efektif, mencegah eskalasi konflik, dan mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan”, pungkas Aan. (rel)
Editor : Yudi AB
- BACA JUGA: Optimalkan Pelayanan Pajak, Pj Gubernur Babel Sugito Resmikan Gedung Kantor UPT Samsat Belitung
Sahabat …
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online www.aksarapradiva.com, update informasinya juga selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook dan Instagram …
Kami juga memiliki Channel Youtube, Tiktok, untuk menyajikan informasi dalam format visual …
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website media kami …
Sahabat ...
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online www.aksarapradiva.com, update informasinya juga selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook dan Instagram ...
Kami juga memiliki Channel Youtube, Tiktok, untuk menyajikan informasi dalam format visual ...
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website media kami …








