Hingga Hari Ketiga Penyelaman, Jasad Pilot Helikopter P-1103 Belum Berhasil Ditemukan

BELITUNG TIMUR, aksarapradiva.com – Upaya pencarian yang dilakukan Tim SAR Gabungan terhadap jasad Pilot Helikopter jenis BO-105 P-1103 milik Polri, hingga Minggu (21/07/2024), masih belum membuahkan hasil. Hingga hari ketiga ini, proses pencarian masih terkendala cuaca di perairan laut Belitung Timur (Beltim) yang kurang bersahabat.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Pangkalpinang I Made Oka Astawa mengungkapkan, Operasi SAR Gabungan tersebut dibuka kembali setelah ditemukannya serpihan besar dan lokasi badan Helikopter BO-105 P-1103, yang mengalami musibah lost contact di perairan laut Beltim sekitar 2 tahun yang lalu, yakni pada hari Minggu tanggal 27 November 2022 silam.

Hal ini dilakukan, mengingat masih ada satu jasad korban yang belum ditemukan dalam musibah tersebut. Dalam insiden itu, 4 orang crew Helikopter BO-105 P-1103 meninggal dunia yakni, AKP Arif Rahman Saleh, Aipda Joko Mudo, Briptu Moch Lasminto, dan Bripda Khoirul Anam.

Dalam Operasi SAR Gabungan sekitar 2 tahun lalu tersebut, tiga jasad korban berhasil ditemukan. Sedangkan jasad pilot atas nama AKP Arif Rahman Saleh, pada saat itu tidak ditemukan hingga Operasi SAR Gabungan dihentikan.

Namun setelah hampir dua tahun berlalu, serpihan besar Helikopter BO-105 P-1103 yang tenggelam tersebut ditemukan secara tidak sengaja oleh Irwan Ivan, nelayan asal Desa Baru Kabupaten Beltim pada tanggal 14 Juli 2024 lalu. Irwan menemukannya pada saat mengangkat bubu ikan, di sekitar perairan Karang Tiga atau sekitar 3 mil dari daratan Manggar.

Pada saat ditemukan, serpihan besar Helikopter BO-105 P-1103 ikut terangkat ke atas bersama bubu ikan milik Irwan. Lalu, temuan tersebut dilaporkan Irwan ke Polairud Manggar. Dari laporan Irwan, Polairud Manggar langsung berkoordinasi dengan Kansar Pangkalpinang.

Menerima informasi tersebut, Kansar Pangkalpinang memberangkatkan Tim Rescue menuju lokasi penemuan serpihan Helikopter BO-105 P-1103, yang berada di jarak 1 NM dari lokasi awal kejadian Helikopter tersebut mengalami musibah.

Operasi SAR Gabungan kali ini dilakukan dengan cara penyelaman, difokuskan terhadap pencarian jasad pilot yang diduga masih berada di dalam badan Helikopter BO-105 P-1103 tersebut. Namun kondisi arus bawah laut yang cepat berubah-ubah, serta jarak pandang yang tidak mencapai 1 meter, menjadi tantangan dan hambatan bagi tim penyelam.

“Penemuan serpihan ini mudah-mudahan dapat memberikan titik terang, sehingga jasad pilot dapat ditemukan. Maka Target utama penyelaman kali ini, berfokus pada jasad pilot yang diduga berada di dalam badan Helikopter. Semoga cuaca segera membaik, agar visibility tim penyelam di bawah air dapat menjadi cerah, dan upaya pencarian dapat dimaksimalkan”, pungkas Oka. (rel)

Editor : Yudi AB


Sahabat
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online www.aksarapradiva.com, update informasinya juga selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook dan Instagram

Kami juga memiliki Channel Youtube, Tiktok, untuk menyajikan informasi dalam format visual …
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website media kami …


Sahabat ...
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online www.aksarapradiva.com, update informasinya juga selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook dan Instagram ...

Kami juga memiliki Channel Youtube, Tiktok, untuk menyajikan informasi dalam format visual ...
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website media kami …