BELITUNG, aksarapradiva.com – Pengelola sebuah tempat usaha meja goyang timah di Desa Sijuk, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, melakukan pembelian pasir timah yang diduga hasil dari aktivitas penambangan ilegal.
Hal ini dilakukan oleh pengelola meja goyang tersebut secara terang-terangan, meskipun saat ini permasalahan timah di Provinsi Bangka Belitung masih terus mencuat.
Saat dikonfirmasi insan media, pengelola meja goyang berinisial Js ini mengaku usaha tersebut bukan miliknya, namun milik salah seorang kolektor timah berinisial As. Ia hanya dipercaya dan bekerja untuk mengelola meja goyang tersebut.
Berdasarkan informasi, banyak meja goyang milik kolektor As yang terus melakukan pembelian pasir timah diduga dari penambang ilegal. Hal ini juga diakui oleh Js selaku pengelola meja goyang di Desa Sijuk tersebut.
“Ini punya Pak As. Saya hanya kerja”, ungkap Js kepada sejumlah insan media pada Senin malam 26 Agustus 2024.
Menurut Js, ia melakukan pembelian pasir timah dari warga sekitar dengan harga Rp 135 ribu per kilogram dengan kadar OC balance 72. Sementara itu modal yang digunakan untuk membeli pasir timah tersebut juga berasal dari kolektor As.
“Hasil perharinya tidak menentu. Tapi untuk malam ini sudah terkumpul kurang lebih 40 kilogram pasir timah”, sebut Js.
Lebih lanjut Js mengatakan, kolektor As akan mengambil pasir timah dari meja goyang yang dikelolanya tersebut setelah jumlahnya terkumpul cukup banyak.
“Biasanya pak As langsung ambil. Kadang nyuruh anak buahnya juga. Untuk timahnya bos lempar kemana, saya tidak tau”, lanjut Js.
Pada awalnya Js ini sempat berkilah dan menyebut nama kolektor lain untuk menjual pasir timah tersebut. Hal ini dilakukannya untuk mengelabui insan media yang melakukan konfirmasi kepadanya.
Namun saat insan media melakukan konfirmasi kepada kolektor lain yang namanya disebut oleh Js, kolektor tersebut membantah jika meja goyang yang dikelola Js itu bukan miliknya.
“Iya saya takut, disuruh bilang sama pak As”, pungkas Js. (tim)
Editor : Yudi AB
Sahabat …
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online www.aksarapradiva.com, update informasinya juga selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook dan Instagram …
Kami juga memiliki Channel Youtube, Tiktok, untuk menyajikan informasi dalam format visual …
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website media kami …
Sahabat ...
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online www.aksarapradiva.com, update informasinya juga selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook dan Instagram ...
Kami juga memiliki Channel Youtube, Tiktok, untuk menyajikan informasi dalam format visual ...
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website media kami …








