BELITUNG, aksarapradiva.com – Memperoleh dukungan sebanyak 17 suara di dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI Belitung, Muhammad Fazaldin terpilih dan ditetapkan sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Belitung periode 2026-2030.
Musorkab KONI Belitung yang berlangsung di Ruang Sidang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung, Sabtu 29 Agustus 2026 tersebut mengusung tema “Organisasi Solid, Prestasi Melejit”.
Dalam Musorkab tersebut, ditetapkan 2 kandidat Calon Ketua KONI Belitung periode 2026-2030 yang sudah dinyatakan lolos verifikasi tim penjaringan, yakni Calon Nomor Urut 1 atas nama Muhammad Fazaldin, dan Calon Nomor Urut 2 atas nama Mirza Dallyodi.
Pemilihan Ketua KONI Belitung ini melalui mekanisme pemungutan suara yang dilaksanakan dalam Sidang Pleno III Musorkab, yang diikuti para perwakilan Pengurus Kabupaten Cabang Olahraga (Pengkab Cabor) yang memiliki hak suara.
Dalam proses pemungutan suara tersebut, Muhammad Fazaldin memperoleh dukungan sebanyak 17 suara, unggul dari calon lainnya, Mirza Dallyodi yang hanya berhasil memperoleh dukungan sebanyak 13 suara.
Setelah terpilih, Muhammad Fazaldin mengatakan jika amanah yang diberikan tersebut bukan sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab besar untuk membangun kembali kejayaan olahraga Kabupaten Belitung.
Muhammad Fazaldin menuturkan bahwa kecintaannya terhadap dunia olahraga telah tumbuh sejak dirinya masih kecil. Perjalanan panjang sebagai insan olahraga, termasuk pengalaman menjadi atlet yang membawa nama daerah dalam berbagai ajang, menjadi modal penting untuk memahami persoalan sekaligus kebutuhan olahraga di Belitung.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu alasannya untuk memberikan kontribusi lebih besar bagi kemajuan olahraga di daerah. Ia menegaskan, kepengurusan KONI Belitung ke depan akan berkomitmen mengembalikan marwah olahraga daerah dengan memperkuat soliditas organisasi serta membangun komunikasi yang lebih terbuka dengan seluruh Cabor.
Menurutnya, hubungan KONI dengan Pengkab Cabor tersebut seperti hubungan dalam sebuah keluarga. Untuk itu, komunikasi, keterbukaan, evaluasi dan kebersamaan menjadi kunci penting dalam membangun organisasi yang kuat.
“Kita harus merangkul seluruh Pengkab. KONI tidak boleh berjarak dengan cabang olahraga. Kalau kita ingin prestasi, maka organisasi harus solid terlebih dahulu”, sebut Muhammad Fazaldin kepada insan pewarta.
Lebih lanjut Muhammad Fazaldin mengatakan, target membawa olahraga Belitung kembali berprestasi tersebut tidak mungkin dicapai hanya oleh satu orang atau oleh satu organisasi. Namun dibutuhkan sinergi antara KONI, Pengkab Cabor, pemerintah daerah melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), atlet, pelatih, pengurus, serta dukungan masyarakat.
“Keberhasilan olahraga Belitung tidak bisa ditopang oleh satu individu saja. Kita membutuhkan dukungan semua pihak. Dengan kebersamaan dan soliditas, kita optimis bisa membangkitkan kembali prestasi olahraga Belitung”, kata Muhammad Fazaldin.
Pasca terpilih, Muhammad Fazaldin menyatakan akan segera melakukan konsolidasi internal. Penyusunan kepengurusan menjadi salah satu langkah awal yang akan dilakukan untuk memastikan roda organisasi dapat berjalan secara efektif.
Hal tersebut dinilai penting mengingat berbagai agenda olahraga daerah telah menanti. Salah satunya adalah persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), yang merupakan salah satu agenda penting dalam kalender olahraga Bangka Belitung. Karena itu, koordinasi dengan Dispora serta seluruh pemangku kepentingan olahraga akan segera diperkuat.
“Kita akan bergerak cepat menyusun kepengurusan dan melakukan koordinasi dengan Dispora serta stakeholder terkait. Agenda olahraga sudah menunggu, sehingga tidak ada waktu untuk berlama-lama”, ungkap Muhammad Fazaldin.
Ia pun berharap kepengurusan KONI Kabupaten Belitung periode 2026-2030 dapat menjadi wadah yang semakin kuat dalam membina atlet dan Cabor, sekaligus mendorong lahirnya prestasi-prestasi baru bagi daerah.
Muhammad Fazaldin juga mengajak seluruh pihak yang sebelumnya terlibat dalam kontestasi Musorkab untuk kembali bersatu dan bersama-sama membangun olahraga Belitung. Menurutnya, perbedaan pilihan dalam proses pemilihan merupakan bagian dari dinamika organisasi dan harus diakhiri setelah Musorkab selesai.
“Kontestasi sudah selesai. Sekarang saatnya kita bersatu. Tidak ada lagi kubu-kubuan. Yang ada adalah KONI Belitung, dan bagaimana kita bersama-sama membawa olahraga Belitung lebih baik dan berprestasi”, pungkas Muhammad Fazaldin. (red)
Sahabat ...
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online www.aksarapradiva.com, update informasinya juga selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook dan Instagram ...
Kami juga memiliki Channel Youtube, Tiktok, untuk menyajikan informasi dalam format visual ...
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website media kami …








