Menurutnya, konsep yang pihaknya lakukan yakni menampung aspirasi dari para murid dan guru, karena literasi adalah momen program nasional yang harus berlangsung sukses.
“Pemilihan Duta Literasi ini diikuti 42 peserta, terdiri dari Srikandi dan Arjuna SMANDA Tanjungpandan, yang dipilih dalam waktu dua bulan secara bertahap. Proses yang panjang ini jelas dapat menimbulkan dampak positif bagi para siswa”, kata Sudiono.
Baca Juga: 127 Orang Peserta Ikuti Persami SMK Negeri 3 Tanjungpandan
Lebih lanjut Sudiono mengatakan, SMANDA merupakan sekolah tertinggi dalam penggunaan akun medsos, ada 2 siswa SMANDA yang meraih juara menulis buku tingkat nasional.
“Tahun ini juga SMANDA mengirim siswa untuk lomba sain, dalam hal ini SMANDA mendapat peringkat terbaik satu tingkat di Provinsi Babel, saat ini sedang lakukan persiapan untuk tingkat nasional”, lanjut Sudiono.

Dikatakannya, program lain literasi yang akan dikembangkan yakni Budaya Kearifan Lokal dengan Teknologi, sehingga kedepannya nanti akan memberikan warna berbeda di Kabupaten Belitung, dimana program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) yang digunakan dengan perpustakaan sebagai pusatnya.
Baca Juga: Ikuti Lomba Monolog Pada Festival Bahasa dan Sastra 2022, Jihan Aulia Raih Juara 1
“SMANDA tidak ingin menjadi sekolah yang biasa-biasa saja, guru yang baik adalah guru yang bisa menjadi inspirasi bagi para murid, terima kasih atas dukungannya khususnya para sponsor yang telah mendukung acara ini”, tutupnya.
Sahabat ...
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online www.aksarapradiva.com, update informasinya juga selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook dan Instagram ...
Kami juga memiliki Channel Youtube, Tiktok, untuk menyajikan informasi dalam format visual ...
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website media kami …










