Indonesia | Karya : Diran Janggut

PUISI bermakna perjuangan ini ditulis oleh salah seorang pujangga Belitong yang dikenal dengan nama Diran Janggut. Puisi berjudul Indonesia ini sebagai persembahan Diran Janggut dalam momem peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-79 tahun 2024.

Melalui karya puisinya yang berjudul Indonesia ini, Diran Janggut ingin mengungkapkan kisah-kisah perjuangan Bangsa Indonesia dalam merebut kemerdekaan, melalui rangkain kata-kata indah yang penuh makna.

Berikut ini aksarapradiva.com sajikan syair dari puisi yang berjudul :

Indonesia

Karya : Diran Janggut

Udara Republik Indonesia
Hari ini bergetar
Tiap-tiap telinga
Rindu akan radio transistor
Minta diberitakan
Di tengah-tengah
Lagu-lagu Mars

Sedangkan hati
Tak henti-hentinya diteror
Dimulai dari kasak-kusuk penjajahan
Di mana-mana jatuh korban kekejaman
Saling serang, para-para pejuang
Pekikkan teriakan lantang
Merdeka .. Merdeka .. Merdeka …

Kaum-kaum papah menjerit
Oh … Indonesia apa yang terjadi padamu
Mengapa anak-anakku lahir untuk dibunuh
Para alim ulama membolak-balikkan kitab suci
Mempertanyakan
Adakah persekutuan manusia-manusia dengan iblis
Lantaran rakyat Indonesia
Tertindas, dijajah, terampas kekayaannya
Yaa Allah … La illahaillallah .. La illahaillallah .. La illahaillallah …

Ya Tuhanku
Jangan kau jadikan hamba-hambaMu
Dan pemimpin kami berlinang air mata
Lalu meletakkan tangannya di atas tanah

Sungguh Esa Tuhan
Yang Maha Kuasa
Dibentenginya rakyat-rakyat
Yang tiada berdosa
Ditiupkannya sukma-sukma
Pada patriot-patriot sejati
Bahkan panglima-panglima perang
Berani mati mengusir penjajah
Dari bumi NKRI, meskipun dunia menentangnya

Wahai kau, pengisi ibu pertiwi
Kini kita mengenang jasa-jasa pejuang
Di bawah tiang bendera
Sang Saka Merah Putih

Tuhan, terus bertahta
Dalam jiwa-jiwa Bangsa Indonesia
Merdeka .. Merdeka .. Merdeka …

Tanjungpandan, Belitung
Ditulis : 16 Agustus 2024
(Dirgahayu Indonesiaku)

Puisi termasuk salah satu bentuk karya sastra yang banyak disukai karena disajikan dalam bahasa yang indah dan sifatnya yang imajinatif. Bahkan puisi juga dianggap sebagai rangkaian kata-kata indah yang menggambarkan perasaan penulisnya.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), puisi merupakan ragam sastra yang bahasanya terikat oleh irama, matra, rima, serta penyusunan larik dan bait. Puisi juga diartikan sebagai gubahan dalam bahasa yang bentuknya dipilih dan ditata secara cermat. (***)


Sahabat
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online www.aksarapradiva.com, update informasinya juga selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook dan Instagram

Kami juga memiliki Channel Youtube, Tiktok, untuk menyajikan informasi dalam format visual …
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website media kami …


Sahabat ...
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online www.aksarapradiva.com, update informasinya juga selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook dan Instagram ...

Kami juga memiliki Channel Youtube, Tiktok, untuk menyajikan informasi dalam format visual ...
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website media kami …