BELITUNG, aksarapradiva.com – Bekerja keras, pantang menyerah, terus belajar serta merawat tali silaturahmi dengan sesama, merupakan prinsip hidup yang sudah mendarah daging bagi sosok Sylpana, Calon Wakil Bupati Belitung nomor urut 3. Sebab, keberhasilan dan kesuksesan yang diraih saat ini tidak terlepas dari usaha dan perjuangan yang dilakukan di masa lalu.
Hal tersebut diungkapkan Sylpana, Senin siang 11 November 2024, saat berbincang dengan media online aksarapradiva.com di Posko Aspirasi yakni posko relawan pemenangan Pasangan Berhasyl nomor urut 3 yang berada di Jalan Sudirman Pangkallalang, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.
Menurut Sylpana, usaha dan perjuangan yang dilakukannya selama ini merupakan pengalaman hidup berharga, yang mampu menempa dirinya menjadi pribadi yang mandiri, serta sosok yang ulet dalam bekerja demi sebuah tanggung jawab.
Apa yang dikatakan Sylpana tersebut bukan tanpa alasan, karena ia sudah melakoni perjalanan hidupnya dengan bekerja keras sebagai seorang pedagang di Pasar Tradisional Tanjungpandan. Bahkan, masa kecilnya banyak dihabiskan di pasar untuk membantu orang tuanya berjualan, hingga akhirnya ia mampu menjadi pedagang yang mandiri.
“Kalau hidup di pasar itu sudah dari kecil, bantu orang tua berjualan, sampai akhirnya saya bisa mandiri menjadi pedagang juga di Pasar Tradisional Tanjungpandan. Pokoknya dari nol, dari hanya pedagang kaki lima hingga akhirnya mampu punya ruko sendiri untuk berjualan”, ungkap Sylpana.
Selama menggeluti profesi sebagai pedagang di Pasar Tradisional Tanjungpandan, Sylpana mengaku banyak pengalaman hidup yang mampu menempa dirinya. Selain menjadikan dirinya sebagai sosok yang mandiri, pekerja keras dan pantang menyerah, kehidupan di pasar juga telah menciptakan hubungan silaturahmi dirinya dengan sesama yang begitu erat hingga saat ini.
“Alhamdulillah, selama menjadi pedagang di pasar, saya bisa menempa diri untuk hidup mandiri serta banyak pengalaman, banyak kawan yang sudah seperti saudara sendiri. Alhamdulillah, hingga sekarang ikatan emosional dan hubungan dekat itu masih terjalin baik. Saya mulai meninggalkan pasar itu, tidak lagi berjualan karena kesibukan sebagai anggota dewan”, sebut Sylpana.
Sylpana bahkan sangat bersyukur, sebagai seorang pedagang di Pasar Tradisional Tanjungpandan tersebut, ia telah berhasil menyekolahkan 3 orang anaknya hingga selesai menjadi seorang sarjana. Sebagai orang tua, dengan usaha dan kerja kerasnya ia berhasil menyelesaikan tanggung jawabnya dengan memberikan pendidikan yang layak bagi masa depan anak-anaknya.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur, dengan menjadi pedagang, saya mampu menguliahkan 3 orang anak hingga selesai S1. Nah, setelah selesai menguliahkan anak, barulah saya ikut mencalonkan diri di Pemilu 2019 lalu. Alhamdulillah, saya terpilih sebagai anggota dewan periode 2019-2024”, cerita Sylpana.
Dikatakan Sylpana, selain bekerja keras sebagai pedagang, ia juga menempa dirinya dengan bergabung di organisasi partai politik untuk memperluas hubungan silaturahmi. Ia pun mulai bergabung dengan PDI Perjuangan sejak tahun 1997, tanpa meninggalkan profesinya sebagai pedagang di Pasar Tradisional Tanjungpandan.
“Kemudian, dari tahun 1997 saya ikut masuk partai politik, namun saya tetap berjualan di pasar karena untuk biaya hidup, karena masih menguliahkan anak. Alhamdulillah, di partai politik saya pernah dua periode sebagai pengurus di PAC, dan 3 periode pengurus di DPC, itu semua pengalaman berharga bagi saya”, ujar Sylpana.
Pengalaman sebagai kader partai politik, dan pernah menjabat sebagai Anggota DPRD Belitung, menjadi penilaian bagi pengurus PDI Perjuangan untuk memilih Sylpana sebagai Calon Wakil Bupati Belitung, mendampingi Hendra Caya sebagai Calon Bupati Belitung dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024.
Sylpana mengatakan, saat namanya diusulkan sebagai Calon Wakil Bupati Belitung oleh PDI Perjuangan yang berkoalisi dengan Partai Golkar, Partai Hanura, dan PPP, ia mengaku pada awalnya tidak sanggup. Namun dengan melihat rekam jejak dan track record Hendra Caya di pemerintahan selama 34 tahun, akhirnya Sylpana memantapkan diri untuk maju.
“Tidak terpikir untuk mencalonkan diri, namun saya diberikan amanah untuk menggantikan pencalonan bang Away, yang batal mencalonkan diri karena alasan kesehatan. Jujur awalnya sempat berpikir sanggup atau tidak, tapi akhirnya saya putuskan siap untuk mendampingi pak Hendra Caya, yang kita ketahui sangat sarat dengan pengalaman”, tutur Sylpana.
Sebagai bentuk tanggung jawab terhadap amanah yang diberikan oleh koalisi empat partai politik tersebut, Sylpana bertekad untuk mendampingi Hendra Caya dalam memenangkan kontestasi Pilkada 2024. Tentunya, hal tersebut tidak terlepas dari kerja keras tim pemenangan serta dukungan dari masyarakat Kabupaten Belitung.
“Untuk itu, saya ingin betare dan mohon dukungan masyarakat, untuk memilih dan mencoblos Pasangan Berhasyl nomor urut 3, minimal bantu kami dengan do’a, sehingga kami mendapatkan hasil yang terbaik. InShaaAllah, dengan visi misi yang diusung, kami berdua akan menjalankan amanah yang diberikan, untuk menuju Belitung Baru yang maju dan berkelanjutan”, pungkas Sylpana. (red)
Editor : Yudi AB
Sahabat …
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online www.aksarapradiva.com, update informasinya juga selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook dan Instagram …
Kami juga memiliki Channel Youtube, Tiktok, untuk menyajikan informasi dalam format visual …
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website media kami โฆ
Sahabat ...
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online www.aksarapradiva.com, update informasinya juga selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook dan Instagram ...
Kami juga memiliki Channel Youtube, Tiktok, untuk menyajikan informasi dalam format visual ...
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website media kami โฆ














