BANDUNG, aksarapradiva.com – Penampilan memukau disuguhkan oleh sembilan siswi berbakat yang tergabung dalam Tim Delegasi Sanggar Tunas Wiata SMA Negeri 2 Tanjungpandan, Kabupaten Belitung di ajang Bandung Isola Performing Art Festival (BIPAF) #10, Bandung Jawa Barat.
Tampil di Pelataran Isola Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung pada Selasa malam 06 Oktober 2026 kemarin, Tim Delegasi Sanggar Tunas Wiata SMA Negeri 2 Tanjungpandan berkolaborasi dengan Tim SSWM (April Kharisma Ronyta) ini, sukses mencuri perhatian ratusan penonton yang menyaksikan pertunjukan.
Dalam penampilannya, sembilan penari dari Tim Delegasi SMA Negeri 2 Tanjungpandan ini membawakan Tari Rentak Induk Belitung. Karya tari yang terinspirasi dari kesenian tradisional Campak Belitung tersebut merupakan garapan koreografer Wulan Febriyanti, S.Sn bersama Tim SSWM.
Koreografi yang ditampilkan menggabungkan gerakan tari yang dinamis dengan unsur tradisi khas Belitung. Harmoni gerak para penari membuat pertunjukan berlangsung semarak dan mendapat apresiasi dari penonton maupun kurator festival. Apresiasi juga datang dari kalangan akademisi UPI Bandung.
Kepala SMA Negeri 2 Tanjungpandan, Sudiyono, S.Pd, yang turut serta mendampingi para siswi selama mengikuti kegiatan, mendapat sambutan hangat dari Ketua Program Studi Pendidikan Seni Tari UPI, Dr. Heni Komalasari, M.Pd.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Heni Komalasari menyampaikan apresiasi terhadap dedikasi serta kualitas karya yang ditampilkan para siswi SMA Negeri 2 Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Keberhasilan pementasan ini tidak lepas dari kerja keras dari sembilan siswi berbakat yang tergabung dalam Tim Delegasi SMA Negeri 2 Tanjungpandan, yang selama ini telah menjalani proses latihan intensif.
Kesembilan siswi berbakat tersebut yakni, Hilma Ulannisa N, Wafi Luthfiyyah Nailah, Sakura Violeta Lexiw, Zhila Ledyva, Nadya Azzahra Hirwan, Sekar Dinanty Aris, Fiona Elviozels, Clara Anasya Dwi Candra, dan Ajeng Ristiana.
Keikutsertaan Tim Delegasi SMA Negeri 2 Tanjungpandan dalam ajang BIPAF #10 ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkenalkan kekayaan seni dan budaya Belitung di tingkat nasional maupun internasional.
Diharapkan kehadiran Tim Delegasi SMA Negeri 2 Tanjungpandan di ajang BIPAF #10 tersebut, dapat memperkuat eksistensi seni tradisional Belitung sekaligus membuka ruang bagi generasi muda untuk terus mengenalkan budaya daerah melalui seni pertunjukan.
Ajang BIPAF #10 sendiri menjadi ruang pertukaran budaya yang mempertemukan berbagai karya seni dari sejumlah daerah di Indonesia hingga mancanegara. Selain dari Belitung, pertunjukan pada Selasa malam tersebut juga diramaikan oleh seniman atau pengisi acara dari Padang, Banten Jawa Barat, dan Jakarta, serta penampil internasional dari Belanda dan Jepang. (rel)
Sahabat ...
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online www.aksarapradiva.com, update informasinya juga selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook dan Instagram ...
Kami juga memiliki Channel Youtube, Tiktok, untuk menyajikan informasi dalam format visual ...
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website media kami …














