BELITUNG, aksarapradiva.com – Mengalami sakit parah, seorang penumpang KM Salvia bernama Hendri Saputra (30), Senin malam 28 September 2026, dievakuasi Tim SAR Gabungan. Peristiwa tersebut terjadi saat KM Salvia tengah melintas di Alur Perairan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang, Mikel Rachman Junika membenarkan adanya informasi darurat terkait kondisi medis penumpang KM Salvia dan mengatakan jajarannya bergerak cepat menindaklanjuti laporan tersebut.
“Begitu menerima informasi dari manajemen kapal, kami langsung mengerahkan Tim Rescue USS Tanjungpandan bersinergi dengan instansi terkait untuk bergerak menuju titik koordinat kapal guna memberikan tindakan penyelamatan secepat mungkin menggunakan RIB Basarnas kita”, ungkap Mikel.
Menurut Mikel, peristiwa bermula ketika KM Salvia berlayar dari Pelabuhan Pangkal Balam menuju Pelabuhan Tanjungpandan. Di tengah perjalanan, penumpang bernama Hendri Saputra tersebut mendadak mengeluhkan sakit pada bagian perut sebelah kanan disertai sesak napas.
Melihat kondisi penumpang tersebut, Anak Buah Kapal (ABK) KM Salvia langsung berinisiatif memberikan pertolongan pertama berupa pemberian obat-obatan serta oksigen. Namun, kondisi kesehatan korban tidak menunjukkan perbaikan.
Keadaan semakin mendesak karena air laut yang tengah surut membuat kapal tidak dapat merapat ke dermaga, sehingga pihak manajemen kapal segera melaporkan kejadian tersebut kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang untuk meminta bantuan evakuasi.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Unit Siaga SAR (USS) Tanjungpandan bergerak cepat menuju titik intercept pada koordinat 2° 43.595’S107° 34.508’E disekitaran perairan Tanjungpandan. Setibanya di lokasi, tim SAR bersama tenaga medis dari Badan Karantina Kesehatan (BKK) langsung naik ke atas kapal guna melakukan pemeriksaan awal terhadap kondisi korban.
Setelah dipastikan aman untuk dipindahkan, korban segera dievakuasi ke atas Rigid Inflatable Boat (RIB) menuju Pelabuhan Tanjungpandan. Setibanya di darat, korban langsung dilarikan menggunakan ambulans menuju RSUD Dr. H. Marsidi Judono Tanjungpandan guna mendapatkan penanganan medis intensif.
“Kami menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh unsur SAR gabungan, mulai dari Badan Karantina Kesehatan Pelabuhan, Polairud, TNI AL Belitung, KSOP Tanjung Pandan, pihak perusahaan kapal, hingga seluruh pihak yang terlibat, atas sinergi dan kerja sama yang solid sehingga korban dapat dievakuasi dengan selamat”, pungkas Mikel. (red)
Sahabat ...
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online www.aksarapradiva.com, update informasinya juga selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook dan Instagram ...
Kami juga memiliki Channel Youtube, Tiktok, untuk menyajikan informasi dalam format visual ...
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website media kami …








